Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ilustrasi emas batangan
ilustrasi emas batangan (pexels.com/Sergei Starostin)

Intinya sih...

  • Pada tahun ini, banyak negara meningkatkan cadangan emas untuk melindungi perekonomiannya dari inflasi, konflik global, fluktuasi mata uang, dan ketidakpastian keuangan.

  • Amerika Serikat (AS) menjadi pemegang cadangan emas terbesar di dunia dengan jumlah 8.133 ton emas.

  • AS, Jerman, Italia, Perancis, Rusia, China, India, Jepang, Turki, dan Belanda adalah 10 negara dengan cadangan emas terbesar di dunia pada pertengahan 2025.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Emas masih menjadi salah satu aset paling penting bagi banyak negara di dunia. Hal itu lantaran emas dianggap sebagai aset yang dapat diandalkan, aman, dan mudah diperdagangkan selama masa ekonomi sulit dan bank sentral di tiap negara bergantung padanya.

Karakteristik itu yang kemudian membuat bank sentral memiliki sekitar 20 persen dari seluruh emas yang pernah ditambang di seluruh dunia.

International Finance Statistics (IFS) dari IMF dan deklarasi publik menjadi beberapa sumber informasi terkait jumlah cadangan emas. Informasi yang disampaikan berupa jumlah emas jumlah emas yang dimiliki oleh berbagai negara, frekuensi pembelian dan penjualan mereka, serta proporsi emas dalam total cadangan devisa mereka.

1. Banyak negara tingkatkan cadangan emas pada 2026

ilustrasi emas batangan (vecteezy.com/Graphicsstudio 5)

Pada tahun ini, emas kembali mendapatkan tempat penting sebagai aset paling dipercaya di seluruh dunia. Dengan harga emas yang melonjak tajam, banyak negara kemudian meningkatkan cadangan mereka untuk melindungi perekonomiannya dari inflasi, konflik global, fluktuasi mata uang, dan ketidakpastian keuangan.

Di sisi lain World Gold Council (WGC) secara berkala memperbarui kepemilikan emas per negara menggunakan data IMF dan laporan resmi. Oleh karena bank sentral terus membeli dan menjual emas, peringkat dapat sedikit berubah dari waktu ke waktu.

Mengutip WGC, Kazakhstan jadi negara dengan penambahan jumlah emas terbanyak hingga kuartal III-2025, yakni 18.21 ton. Kemudian ada Brasil dengan 15,49 ton, Turki 6,52 ton, Guatemala 6,13 ton, China 4,98 ton.

2. Amerika Serikat pemegang cadangan emas terbesar dunia

potret bendera Amerika Serikat (AS) (unsplash.com/Karl Callwood)

Kendati begitu, WGC mencatat Amerika Serikat (AS) menjadi pemegang cadangan emas terbesar di dunia dengan jumlah 8.133 ton emas. Negeri Paman Sam mempertahankan keunggulan signifikan dibandingkan negara lain berkat cadangan emasnya yang disimpan di berbagai lokasi seperti Bank Federal Reserve New York dan Fort Knox.

Sementara itu, Eropa juga memainkan peran utama dalam lanskap emas global. Negara-negara seperti Jerman, Italia, dan Prancis bersama-sama memiliki ribuan ton emas yang sebagian besar terakumulasi selama era Bretton Woods. Cadangan ini masih menjadi fondasi stabilitas keuangan bagi kawasan tersebut.

Jika digabungkan, ekonomi-ekonomi utama Eropa menyaingi AS dalam total kepemilikan emas, meskipun cadangan tersebut tersebar di berbagai negara.

Namun, pengaruh Asia yang semakin meluas di pasar emas tidak dapat diabaikan. Sebagai bagian dari strateginya untuk mendiversifikasi aset dan mengurangi ketergantungannya pada dolar AS.

China secara bertahap meningkatkan kepemilikan emasnya selama beberapa tahun terakhir. Emas menjadi komponen yang semakin penting dalam strategi jangka panjang Negeri Tirai Bambu karena meningkatnya kekhawatiran geopolitik.

3. Daftar 10 negara dengan cadangan emas terbesar di dunia

ilustrasi emas batangan (pexels.com/Sergei Starostin)

Berikut ini daftar 10 negara yang punya cadangan emas terbesar di dunia pada pertengahan 2025 seperti dikutip dari WGC:

1. AS dengan 8.133,46 ton emas senilai 1 triliun dolar AS (Rp16.753 triliun)

2. Jerman dengan 3.350,25 ton emas senilai 412,038 miliar dolar AS (Rp6.902 triliun)

3. Italia dengan 2.451,84 ton emas senilai 301,544 miliar dolar AS (Rp5.052 triliun)

4. Perancis dengan 2.437 ton emas senilai 299,719 miliar dolar AS (Rp5.022 triliun)

5. Rusia dengan 2.329,63 ton emas senilai 286,514 miliar dolar AS (Rp4.801 triliun)

6. China dengan 2.303,51 ton emas senilai 283,301 miliar dolar AS (Rp4.747 triliun)

7. India dengan 880,18 ton emas senilai 108,250 miliar dolar AS (Rp1.814 triliun)

8. Jepang dengan 845,97 ton emas senilai 104,043 miliar dolar AS (Rp1.743 triliun)

9. Turki dengan 641,28 ton emas senilai 78,868 miliar dolar AS (Rp1.321 triliun)

10. Belanda dengan 612,45 ton emas senilai 75,323 miliar dolar AS (Rp1.262 triliun)

Editorial Team