ilustrasi pengangguran friksional (unsplash.com/Emil Kalibradov)
Berikutnya berdasarkan pendidikan tertinggi yang ditamatkan, pengangguran tamatan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) tercatat sebesar 8,45 persen, tertinggi dibandingkan tamatan pada jenjang pendidikan lainnya.
Di sisi lain, paling rendah berada pada tingkat pendidikan SD ke bawah. yaitu sebesar 2,29 persen.
Selama Agustus-November 2025, distribusi pengangguran menurut pendidikan tertinggi adalah tamatan Sekolah Menengah Atas yang pada November 2025 mencapai 29,61 persen. Sementara itu, distribusi pengangguran terendah adalah tamatan Diploma I/II/III, yaitu sebesar 1,95 persen.