Jakarta, IDN Times - Ada berbagai alasan yang mendasari sebuah negara memutuskan untuk meminjam dana ke International Monetary Fund (IMF). Pada umumnya, langkah ini diambil saat sebuah negara tengah menghadapi tekanan ekonomi signifikan.
Situasi tersebut biasanya mencakup krisis neraca pembayaran yang membuat negara sulit melunasi utang atau membayar impor, ketidakstabilan mata uang akibat merosotnya cadangan devisa, hingga masalah ketimpangan fiskal dengan ditandai besarnya defisit pemerintah.
Dilansir Visual Capitalist, contoh nyata dari kondisi ini dapat dilihat pada Argentina yang kerap meminta bantuan akibat krisis mata uang dan inflasi. Begitu pula dengan Pakistan dan Sri Lanka yang berpaling ke IMF saat beban utang luar negeri mereka semakin berat.
