Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Daftar Tarif Listrik April 2026 Terlengkap, Ini Rinciannya
Ilustrasi petugas PLN tengah melakukan proses penambahan daya listrik di rumah pelanggan. (Dok. PLN)
  • Pemerintah melalui Kementerian ESDM menetapkan tarif listrik periode April-Juni 2026 tanpa kenaikan.

  • Tarif listrik bagi pelanggan subsidi maupun nonsubsidi tetap sama dengan bulan sebelumnya.

  • Besaran tagihan listrik dipengaruhi oleh konsumsi daya, kebiasaan pemakaian, sistem pembayaran prabayar atau pascabayar, serta golongan daya terpasang pada masing-masing pelanggan.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) resmi menetapkan tarif listrik untuk Triwulan II tahun 2026 atau periode April-Juni 2026. Dalam ketentuannya, tidak ada kenaikan tarif listrik untuk periode April-Juni 2026 alias tetap seperti bulan sebelumnya.

Kebijakan ini ditujukan sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas ekonomi dan daya beli masyarakat. Penetapan tersebut berlaku untuk seluruh kategori pelanggan, baik itu subsidi maupun nonsubsidi.

Lebih jelasnya, berikut ini daftar tarif listrik April 2026 yang bisa diketahui. Simak ya!

1. Daftar tarif listrik nonsubsidi April 2026

Ilustrasi tarif listrik per kWh (Dok. PLN)

Melansir akun Instagram resmi Kementerian ESDM di @kesdm, berikut daftar tarif listrik 13 golongan pelanggan nonsubsidi periode April-Juni 2026:

Golongan rumah tangga

  • R-1/TR 900 VA-RTM: Rp1.352 per kWh

  • R-1/TR 1.300 VA: Rp1.445 per kWh

  • R-1/TR 2.200 VA: Rp1.445 per kWh

  • R-2/TR 3.500-5.500 VA: Rp1.700 per kWh

  • R-3/TR, TM ≥ 6.600 VA: Rp1.700 per kWh

Golongan bisnis

  • B-2/TR 6.600 VA - 200 kVA: Rp1.445 per kWh

  • B-3/TM, TT > 200 kVA: Rp1.122 per kWh

Golongan industri

  • I-3/TM > 200 kVA: Rp1.122 per kWh

  • I-4/TT ≥ 30.000 kVA: Rp997 per kWh

Golongan pemerintah

  • P-1/TR 6.600 VA - 200 kVA: Rp1.700 per kWh

  • P-2/TM > 200 kVA: Rp1.533 per kWh

  • P-3/TR (Penerangan Jalan Umum): Rp1.700 per kWh

Golongan layanan khusus

  • L/TR, TM, TT: Rp1.645 per kWh

2. Daftar tarif listrik pelanggan subsidi April 2026

ilustrasi tarif listrik (pexels.com/Johannes Plenio)

Berikut ini daftar tarif listrik pelanggan subsidi periode April-Juni 2026:

  • Rumah Tangga 450 VA: Rp 415 per kWh

  • Rumah Tangga 900 VA: Rp 605 per kWh

  • Rumah Tangga 900 VA RTM: Rp 1.352 per kWh

  • Rumah Tangga 1.300–2.200 VA (Subsidi sebagian): Rp 1.444,70 per kWh

  • Rumah Tangga lebih dari 3.500 VA (Subsidi sebagian/rumah tangga besar: Rp 1.699,53 per kWh

3. Faktor yang memengaruhi besaran tagihan listrik

ilustrasi tagihan listrik (pexels.com/Mikhail Nilov)

Tarif listrik di Indonesia umumnya dibedakan berdasarkan golongan daya dan jenis penggunaan, seperti rumah tangga, bisnis, industri hingga pemerintahan. Golongan tersebut nantinya akan menentukan kisaran biaya per kilowatt hour (kWh) yang harus dibayarkan pelanggan. Nah, meski tarif per kWh sudah tetap, ada beberapa faktor yang bisa memengaruhi perbedaan besaran tarifnya dengan pelanggan lain. Berikut di antaranya:

1. Konsumsi daya yang digunakan

Semakin banyak konsumsi daya yang dipakai, maka semakin besar pula biaya listrik bulanan. Peralatan seperti kulkas besar, mesin cuci, AC hingga pemanas air bisa membuat tagihan listrik bulanan kamu lebih besar dari pelanggan lain.

2. Kebiasaan pemakaian

Waktu penggunaan juga bisa menyebabkan perbedaan tagihan listrik setiap pelanggan. Misal, saat liburan, kamu lebih sering menyalakan AC, menonton TV, dan mengaktifkan perangkat elektronik lain dari pagi hingga malam. Maka, tak heran apabila tagihannya dapat membengkak.

3. Sistem yang dipilih

Sekilas, pelanggan prabayar dan pascabayar punya pola pembayaran yang berbeda. Di satu sisi, pelanggan prabayar akan membayar listrik sesuai token yang dibeli, sedangkan untuk pascabayar bakal dibayarkan di akhir bulan.

Keduanya mungkin memiliki tarif dasar yang sama. Namun, sistem prabayar sebenarnya memiliki keuntungan dari sisi kontrol penggunaan dan transparansi tarif per bulannya.

4. Golongan terpasang

Perbedaan golongan atau daya terpasang juga memengaruhi tagihan listrik. Singkatnya, pelanggan dengan daya lebih tinggi bisa memiliki tarif listrik lebih besar dari golongan di bawahnya.

Demikian tadi informasi mengenai daftar tarif listrik April 2026 yang bisa diketahui. Semoga bermanfaat, ya!

FAQ seputar daftar tarif listrik April 2026

Apakah tarif listrik per April 2026 naik atau turun?

Tarif listrik per kWH untuk seluruh pelanggan dipastikan tetap atau tidak naik per April 2026.

Kenapa pemerintah belum menaikkan tarif listrik di 2026?

Pemerintah menjadikannya salah satu upaya untuk menjaga daya beli masyarakat serta memberikan kepastian dan stabilitas ekonomi di 2026.

Apakah tarif listrik berubah setiap bulan?

Tidak selalu. Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) biasa menyesuaikan tarif listrik secara berkala berdasarkan kurs, harga minyak, dan inflasi. Namun, tarifnya terpantau tetap stabil dalam beberapa periode terakhir.

Apa tagihan listrik bisa berbeda-beda setiap bulan?

Ya. Tagihan listrik masing-masing pelanggan bisa berbeda setiap bulan. Bukan karena perubahan tarif dasar listrik, namun menyesuaikan pemakaiannya.

Editorial Team