Jakarta, IDN Times - Menteri BUMN periode 2011-2014, Dahlan Iskan, bicara soal langkah radikal yang bisa diambil untuk mentransformasi BUMN. Keberadaan Danantara, kata Dahlan, harusnya membuat istilah BUMN itu hilang.
“Sebetulnya saya berharap dengan pembentukan Danantara itu istilah BUMN hilang sama sekali. Tapi Anda kan masih terus menyebut, berarti istilah BUMN itu masih hidup dalam benak Anda,” kata Dahlan saat menjadi pembicara dalam Semangat Awal Tahun (SAT) 2026 by IDN Times di IDN HQ, Kuningan, Jakarta, Rabu (14/1/2026).
Menurut Dahlan, terbentuknya Danantara yang merupakan bentuk transformasi BUMN, seharusnya bisa menghapus BUMN.
“Bayangan saya, begitu dibentuk Danantra, yang terjadi adalah Danantara Grup. Jadi gak ada lagi istilah BUMN,” kata Dahlan.
Menurut Dahlan, proses branding ini tampak sudah berjalan dan diharapkan dapat diterapkan optimal. Dukungan dari pihak-pihak lain pun dibutuhkan, termasuk oleh Presiden.
“Mungkin juga karena Presiden masih sering memaki-maki BUMN di depan podium, sehingga orang juga terpengaruh,” kata Dahlan.
IDN Times kembali menggelar Semangat Awal Tahun (SAT) 2026 by IDN Times yang menjadi forum diskusi tahunan. Acara ini digelar di IDN HQ, Jakarta Selatan, pada 14-15 Januari 2026.
SAT 2026 by IDN Times menghadirkan sejumlah pemimpin nasional, pengambil kebijakan, pelaku industri, dan tokoh-tokoh inspiratif. Dengan tema 440 Hari Pemerintahan Presiden Prabowo: Menuju Pertumbuhan yang Berkualitas, SAT 2026 dirancang buat menjangkau Milenial dan Gen Z sekaligus menjadi wadah membahas isu-isu berkembang saat ini.
SAT 2026 juga menghadirkan Awarding Session sebagai bentuk apresiasi kepada tokoh-tokoh inspiratif melalui penghargaan "Inspiring Newsmaker of The Year 2026".
