Jakarta, IDN Times - Bank Indonesia (BI) mencatat investor asing melakukan jual neto sebesar Rp5,96 triliun pada periode 19–22 Januari 2026. Jual neto tersebut berarti nilai penjualan aset oleh investor asing lebih besar dibandingkan pembeliannya.
Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, menyampaikan aksi jual berasal dari pasar saham sebesar Rp2,67 triliun, pasar Surat Berharga Negara (SBN) Rp1,44 triliun, serta Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) Rp1,85 triliun.
"Berdasarkan data transaksi 19-22 Januari 2026, nonresiden (investor asing) tercatat jual neto sebesar Rp5,96 triliun," kata Benny dalam keterangan resmi, Sabtu (24/1/2026).
