Jakarta, IDN Times – Indonesia saat ini tengah memasuki fase baru dalam pertumbuhan digital dan kebutuhan komputasi. Lonjakan kebutuhan ini mendorong urgensi pembangunan infrastruktur digital yang lebih kuat dan andal.
Energi terbarukan atau green energy menjadi tumpuan utama untuk menjawab kebutuhan tersebut. Tanpa transisi energi yang serius, pertumbuhan digital Indonesia berisiko berjalan di atas fondasi yang rapuh.
Menanggapi hal ini, Head of Economics Portfolio Alignment and Sustainability Danantara Indonesia, Masyita Crystallin menyebut pembangunan infrastruktur digital dan transisi energi hijau memiliki potensi untuk saling menguntungkan. "Kita perlu melihat ini tidak sebagai trade-off. Justru ini sebagai sesuatu yang saling menguntungkan," ujarnya usai sesi diskusi IDN Times Leadership Forum 2026, Rabu (6/5).