Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Danantara Minta Rating dari Moody’s hingga S&P
CEO Badan Pembiayaan Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara), Rosan Roeslani memberikan sambutan dan pemaparan pada Acara Groundbreaking Proyek Hilirisasi Fase-1 di Wisma Danantara, Jakarta Selatan, 6 Februari 2026. (Dok. Pertamina)

Intinya sih...

  • Danantara mengajukan rating dari lembaga pemeringkatan internasional seperti Moody’s Ratings dan S&P Global Ratings.

  • SWF besutan Presiden Prabowo Subianto sudah mendapatkan rating dari Pefindo dan Fitch Ratings untuk Patriot Bond dengan peringkat AAA.

  • Rosan Roeslani, CEO Danantara, menyatakan bahwa peringkat yang telah diraih Danantara melahirkan kepercayaan global atas badan tersebut.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) tengah mengajukan rating dari lembaga pemeringkatan internasional, seperti Moody’s Ratings dan S&P Global Ratings.

Sovereign wealth fund (SWF) besutan Presiden Prabowo Subianto itu sebelumnya sudah mengantongi rating dari Pefindo dan Fitch Ratings. Rating diberikan pada obligasi yang diterbitkan Danantara, yakni Patriot Bond dengan peringkat AAA (idn) dari Fitch.

“Kita in the process to get rating dari S&P and Moody's,” kata CEO Danantara, Rosan Roeslani dalam paparan Indonesia Economic Outlook 2026 di Wisma Danantara, Jakarta, Jumat (13/2/2026).

Rosan mengatakan, peringkat yang telah diraih Danantara melahirkan kepercayaan global atas badan tersebut.

“Ini juga memberikan lebih kepercayaan bahwa Danantara ini risikonya sangat terukur, terstruktur, dan ini memberikan hal yang sangat positif mengenai danantara. Jadi ini pun kita sudah di rating, dan alhamdulillah dari Pefindo maupun dari Fitch,” ucap Rosan.

Editorial Team