Jakarta, IDN Times – CEO Danantara Indonesia, Rosan Perkasa Roeslani, hingga saat ini masih menunggu keputusan terkait pengambilalihan tambang emas Martabe, yang sebelumnya dikelola oleh PT Agincourt Resources, ke BUMN PT Perminas (Persero). Namun, ia memastikan perusahaan akan siap jika pengelolaan tambang tersebut jatuh ke tangan Danantara.
"Kami masih menunggu, tapi pada dasarnya, kami selalu siap," ungkapnya saat ditemui di Wisma Danantara, Jumat (30/1/2026).
Tambang emas Martabe adalah salah satu dari 28 perusahaan yang izinnya dicabut oleh Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) setelah bencana di Sumatra, akibat pelanggaran terhadap aturan pemanfaatan kawasan hutan.
