Jakarta, IDN Times — Tekanan krisis energi global dilaporkan semakin meningkat akibat eskalasi perang antara Israel-AS dan Iran. Perang tersebut telah memicu gangguan pasokan minyak dunia yang berujung naiknya harga energi. Di tengah gangguan pasokan dan lonjakan harga minyak dunia, sejumlah negara mulai mengambil langkah pembatasan energi.
Dilansir akun media sosial X, @Imade_Kun, gangguan distribusi energi mulai terjadi di berbagai kawasan. Di Amerika Serikat misalnya, terjadi gangguan listrik di wilayah pantai timur. Sementara itu, Inggris mulai menerapkan peringatan darurat nasional dengan skema pemadaman listrik bergilir.
