Jakarta, IDN Times - Bank Mandiri menegaskan pembagian dividen interim tidak mengganggu ruang ekspansi bisnis perseroan. Permodalan perusahaan tetap solid untuk menghadapi tantangan ekonomi pada 2026.
Direktur Finance dan Strategi Bank Mandiri, Novita Widianggraini, menjelaskan dividen interim sebesar Rp9,3 triliun telah dibayarkan pada Januari 2026. Kebijakan tersebut mencerminkan kekuatan kinerja, likuiditas, dan permodalan perseroan.
“Dividen interim sebesar Rp9,3 triliun telah kami bayarkan pada Januari 2026. Kebijakan ini mencerminkan kinerja yang kuat, likuiditas yang baik, serta permodalan Bank Mandiri yang berada pada level memadai,” ujar Novita dalam paparan kinerja Bank Mandiri 2025 yang digelar secara daring, dikutip, Jumat (6/2/2026).
