Jakarta, IDN Times - Pergerakan harga saham sering kali menjadi topik yang menarik sekaligus membingungkan bagi banyak investor, baik pemula maupun yang sudah berpengalaman. Harga saham tidak stagnan karena dipengaruhi oleh berbagai faktor yang datang dari dalam perusahaan maupun kondisi makroekonomi secara umum.
Memahami faktor-faktor tersebut penting agar investor bisa membuat keputusan investasi yang lebih tepat dan terukur.Oleh karena itu, investor muda, terutama generasi milenial, perlu memahami seluk beluk dunia saham. Salah satunya adalah faktor-faktor yang memengaruhi harga saham.
Harga saham sendiri dapat naik dan turun secara tak terduga, dan itu merupakan sebuah kondisi lazim dalam dunia pasar modal. Sederhananya, harga saham akan naik jika ada peningkatan permintaan dan akan turun jika permintaan menurun. Tak heran jika kemudian saham menjadi jenis investasi dengan risiko tinggi mengingat banyak hal yang dapat memengaruhinya.
Kendati begitu, ada beberapa faktor yang dapat memengaruhi naik turunnya harga saham tersebut. Berikut ulasannya.
