Jakarta, IDN Times - Perusahaan tambang raksasa asal Amerika Serikat (AS), Freeport-McMoRan resmi memulai pengajuan izin lingkungan untuk proyek perluasan tambang tembaga El Abra, pada Kamis (19/3/2026). Perusahaan berencana mengucurkan investasi sebesar 7,5 miliar dolar AS (Rp127,17 triliun) untuk meningkatkan kapasitas operasional tambang yang berada di wilayah utara Chili tersebut.
Proyek pengembangan ini merupakan hasil kerja sama antara Freeport-McMoRan dengan perusahaan tambang milik negara Chili, Codelco. Inisiatif tersebut dirancang untuk menjawab tantangan kebutuhan tembaga dunia yang diprediksi akan terus meningkat dalam jangka panjang. Melalui investasi besar ini, kedua perusahaan berkomitmen untuk memperkuat pasokan tembaga global di masa depan.
