Jakarta, IDN Times - Pjs Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI), Jeffrey Hendrik buka suara atas pengumuman penyedia indeks global FTSE Russell yang memutuskan menunda peninjauan atau review indeks untuk pasar modal Indonesia. Jeffrey mengungkapkan, pihaknya sampai saat ini terus menjalin komunikasi dengan penyedia indeks global tersebut.
"Dalam pertemuan kami dengan FTSE kemarin dapat kami sampaikan bahwa FTSE memberikan support atas rencana aksi yang sedang dilakukan oleh BEI bersama dengan OJK dan SRO," ujar Jeffrey, Selasa (10/2/2026).
Selain itu, FTSE Russell juga meminta BEI untuk dapat menjalankan segala inisiatif tepat pada waktunya.
"Mereka menekankan pada implementasinya agar sesuai dengan timeline yang sudah disampaikan," ujar Jeffrey.
