Jemaah haji kloter 16 Embarkasi Padang menaiki pesawat Garuda Indonesia di Bandara Internasional Minangkabau, Kamis (30/5/2024). (IDN Times/Dheri Agriesta).
Sebelumnya diberitakan, PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) memastikan sedang melakukan pembenahan secara menyeluruh untuk mewujudkan transformasi layanan.
Dalam hal ini, Garuda Indonesia merespons penurunan peringkat bintang 5 (5-Star Airline) dari Skytrax, menjadi bintang 4 (4-Star Airline). Padahal, peringkat bintang 5 sudah disandang maskapai pelat merah itu sejak 2014.
Dalam keterangan resmi, Sabtu (7/3/2026), Garuda Indonesia menyatakan sedang menjalankan peta jalan atau roadmap peningkatan layanan secara menyeluruh, yang mencakup perbaikan dan penyegaran terhadap sejumlah touch points perjalanan penumpang.
Langkah tersebut meliputi peningkatan kualitas layanan kabin dan pengalaman penerbangan, penyegaran layanan ground service di bandara, lounge revamp, pengembangan layanan digital dan inflight service, hingga penyempurnaan berbagai elemen layanan yang dioptimalkan untuk menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih konsisten, nyaman, dan bernilai tambah bagi penumpang.
"Seluruh pengembangan tersebut akan tetap mengacu pada pendekatan 5 senses experience khas Garuda Indonesia yang mencakup aspek sight, sound, scent, taste, dan touch," tulis manajemen Garuda Indonesia.