Jakarta, IDN Times - Goldman Sachs menurunkan peringkat saham Indonesia pada Kamis (29/1/2026). Lembaga keuangan global tersebut menyebut potensi arus keluar dana hingga miliaran dolar AS dapat terjadi.
Hal itu dapat terjadi setelah MSCI menyoroti transparansi dan memperingatkan kemungkinan Indonesia diturunkan statusnya menjadi pasar frontier. Pernyataan MSCI serta keputusannya untuk membekukan pembaruan terhadap sekuritas Indonesia berdampak langsung ke pasar. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat anjlok 7,4 persen pada perdagangan Rabu (28/1/2026).
