Bogor, IDN Times - Memasuki akhir Januari, geliat aktivitas di Pasar Anyar, Kota Bogor, terpantau kondusif pada Sabtu (24/1/2026). Hasil inspeksi bersamaMeski komoditas daging sapi dan ayam mengalami penyesuaian harga, secara keseluruhan stok pangan di pasar legendaris ini tergolong aman dan terkendali.
Bagi komoditas perbumbuan, harga berbagai jenis cabai mengalami penurunan signifikan. Ahmad Nasir, salah satu pedagang sayur, mengungkapkan bahwa harga cabai rawit kini dibanderol Rp45 ribu dari yang sebelumnya sempat menyentuh Rp80 ribu per kilogram. Penurunan serupa terjadi pada cabai merah besar yang turun ke angka Rp32 ribu dari harga semula Rp60 ribu, serta cabai keriting yang kini berada di kisaran Rp35 ribu per kilogram.
Ahmad menjelaskan bahwa melimpahnya stok dari Jawa yang disuplai melalui Pasar Induk Teknik Umum (TU) menjadi faktor utama harga kembali bersahabat.
Menurutnya, kondisi harga menjelang Ramadan nanti akan sangat bergantung pada kelancaran stok, meski potensi fluktuasi tetap ada.
Senada dengan Ahmad, Andri yang juga pedagang sayur menjual cabai rawit di angka Rp60 ribu dan bawang merah seharga Rp45 ribu per kilogram dengan pasokan yang tetap terjaga.
Harga Pangan di Pasar Anyar Bogor Stabil, Stok Melimpah Jelang Ramadan

Intinya sih...
Daging sapi naik menjadi Rp130-140 ribu per kg
Harga ayam potong stabil di Rp38 ribu per kg
Stok beras aman hingga Ramadan karena panen raya 2025
1. Daging sapi berkisar Rp130-140 ribu per kg
Berbeda dengan sayuran, komoditas daging sapi justru merangkak naik. Eja, seorang pedagang daging, menyebutkan harga daging merah yang tahun lalu sempat stabil di angka Rp125 ribu kini kembali naik ke posisi Rp135 ribu hingga Rp140 ribu per kilogram.
Kenaikan ini dipicu oleh naiknya harga daging hidup di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) dari Rp55 ribu menjadi Rp58 ribu, sehingga para pedagang harus menyesuaikan harga jual ke konsumen.
Meski di daerah lain sempat ada isu mogok jualan, para pedagang di Pasar Anyar tetap bertahan meski stok dari RPH mulai dibatasi.
Tedi, pedagang daging lainnya, memastikan bahwa kualitas daging di lapaknya tetap terjamin karena memiliki sertifikat resmi dan surat jalan yang lengkap.
Dalam sehari, Tedi mampu memasok sekitar 600 hingga 700 kilogram atau setara tiga ekor sapi untuk memenuhi kebutuhan warga Bogor.
2. Harga ayam potong stabil tinggi di tengah sepinya pembeli
Komoditas ayam potong juga mengalami dinamika tersendiri di mana harga saat ini berada di angka Rp38 ribu per kilogram dari harga normal biasanya di kisaran Rp32 ribu hingga Rp35 ribu.
Hendar, salah satu pedagang ayam, mengeluhkan kondisi pasar yang cenderung sepi sehingga ia terpaksa mengurangi volume stok harian.
Jika biasanya ia mampu menjual satu kuintal ayam, saat ini ia hanya berani menyetok sekitar 50 kilogram saja.
Meskipun daya beli masyarakat sedang menurun, Hendar memastikan bahwa dari sisi pasokan sebenarnya tidak ada kendala.
Stok ayam dari distributor terpantau aman dan mencukupi untuk kebutuhan harian pasar, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir akan terjadinya kelangkaan barang di lapak-lapak pedagang.
3. Stok beras aman hingga Ramadan karena panen raya 2025
Sementara, kata dia, komoditas bahan pokok utama, harga beras di Pasar Anyar terpantau sangat stabil. Di Toko Beras Budi Daya, beras kualitas medium dijual dengan harga Rp13.000 per kilogram.
Kondisi ini didukung oleh masa tanam dan periode panen yang sangat baik sepanjang tahun 2025 lalu, sehingga cadangan beras nasional maupun lokal masih sangat mencukupi.
Pihak toko optimistis bahwa harga dan stok beras akan tetap terjaga hingga memasuki bulan Ramadan nanti.
Menariknya, pola konsumsi masyarakat biasanya justru mengalami penurunan pembelian beras saat Ramadan, sehingga kecil kemungkinan terjadi lonjakan harga yang drastis.