Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi. (IDN Times/Ilman Nafi'an)

Intinya sih...

  • IHSG turun 8 persen pada Rabu (28/1/2026), membuat perdagangan di Bursa Efek Indonesia dihentikan sementara.

  • Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, berdoa agar IHSG kembali naik

  • Corporate Secretary BEI, Kautsar Primadi, mengumumkan bahwa perdagangan akan dilanjutkan tanpa perubahan jadwal setelah penurunan IHSG.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, berdoa agar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali naik. Sebab pada hari ini, Rabu (28/1/2026), IHSG ambrol 8 persen.

"Kita berdoa bisa rebound lagi," ujar Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta.

Saat ditanya apakah rontoknya IHSG sebagai dampak Thomas Djiwandono menjadi Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI), Prasetyo enggan menjawab.

"Secara teknis mungkin ditanyakan kepada yang lebih ahli," kata dia.

Sebelumya, perdagangan sesi II di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu (28/1/2026) dihentikan sementara atau trading halt. Hal itu lantaran Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) rontok 8 persen.

"Hari ini, Rabu 28 Januari 2026, telah dilakukan tindakan pembekuan sementara perdagangan (trading halt) sistem perdagangan di PT Bursa Efek Indonesia (BEI) pada pukul 13:43:13 waktu Jakarta Automated Trading System (JATS). Tindakan ini dilakukan karena terdapat penurunan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang mencapai 8 persen," tutur Corporate Secretary BEI, Kautsar Primadi, Rabu siang.

Mengutip RTI Business, IHSG terjun bebas hingga 8 persen atau melemah 718,44 poin ke level 8.261,78. Adapun sebanyak 28 saham menguat, 768 saham melemah, dan 8 saham bergerak stagnan.

"Perdagangan akan dilanjutkan pada pukul 14.13 waktu JATS tanpa ada perubahan jadwal perdagangan," ujar Kautsar.

Editorial Team