Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
CIO Danantara, Pandu Sjahrir di Gedung BEI Jakarta.
CIO Danantara, Pandu Sjahrir di Gedung BEI Jakarta. (IDN Times/Pitoko)

Intinya sih...

  • IHSG mengalami penurunan 442,44 poin atau minus 5,31 persen pada penutupan perdagangan sesi I di Bursa Efek Indonesia pada Senin (2/2/2026).

  • Pandu Sjahrir melihat masih ada hal positif dari menurunnya IHSG hari ini, seperti net foreign buy first half dan saham-saham dengan fundamental baik yang bergerak positif.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Chief Investment Officer (CIO) Danantara, Pandu Sjahrir, mengungkapkan kondisi pasar modal hari ini mengalami penurunan usai apa yang terjadi pada akhir pekan lalu.

Meski begitu, Pandu melihat masih ada hal positif yang bisa diperhatikan oleh investor dari menurunnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini.

"Jadi ini kan hari pertama trading setelah announcement yang terjadi weekend ini. Menurut saya kalau bapak-bapak, ibu-ibu lihat dari sisi trading ini memang agak menurun, tapi yang mungkin positif juga kita melihat net foreign buy first half," kata Pandu kepada awak media di Gedung BEI Jakarta, Senin (2/2/2026).

Selain itu, Pandu juga menyatakan hari ini banyak saham yang uninvestability atau saham dengan valuasi sangat tinggi mengalami koreksi. Namun, hal itu berbeda dengan saham-saham dengan fundamental baik yang bergerak positif.

"Tapi kalau dilihat saham-saham yang fundamental itu mengalami malah net buy dan positif. Jadi ini menarik juga kalau lihat Top 10 Top 15 Buy, Top 10 Top 15 Sell," kata dia.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami pelemahan 442,44 poin atau minus 5,31 persen pada penutupan perdagangan sesi I di Bursa Efek Indonesia pada Senin (2/2/2026).

IHSG melanjutkan tren melemah sejak pembukaan perdagangan pagi ini. IHSG dibuka pada level 8.306,16 pada perdagangan hari ini. IHSG bahkan sempat menyentuh level terendahnya pada posisi 7.858,39.

Sementara itu, investor membukukan transaksi hingga siang ini sebesar Rp18,94 triliun dengan volume transaksi yang diperjualbelikan sebesar 35,35 miliar lembar saham dan frekuensi perdagangan dilakukan sebanyak 2,08 juta kali.

Kemudian, sebanyak 65 saham mengalami penguatan, 715 saham melemah, dan 33 saham stagnan alias tidak mengalami perubahan.

Editorial Team