Jakarta, IDN Times – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ambrol pada perdagangan Kamis (29/1/2026).
Berdasarkan data RTI pukul 12.05 WIB atau hingga penutupan sesi pertama perdagangan hari ini, IHSG melemah ke level 7.828,47 atau turun 492,09 poin atau 5,91 persen dibandingkan penutupan sebelumnya di level 8.320,56.
Sejak pembukaan, IHSG langsung bergerak di zona merah. Indeks sempat menyentuh level tertinggi di 8.049,10 sebelum akhirnya terperosok ke level terendah di 7.481,99.
Tekanan jual yang kuat membuat pergerakan indeks gagal bangkit hingga akhir sesi ini.
Aktivitas perdagangan terpantau cukup tinggi dengan volume transaksi mencapai 42,91 miliar saham dan nilai transaksi sebesar Rp32,75 triliun. Frekuensi transaksi tercatat sebanyak 2,55 juta kali.
Mayoritas saham bergerak melemah. Sebanyak 720 saham tercatat turun, sementara hanya 65 saham yang menguat dan 22 saham stagnan. Kondisi ini mencerminkan tekanan jual yang merata di hampir seluruh sektor.
Seiring pelemahan indeks, kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia (BEI) turut tergerus menjadi Rp14.205,59 triliun.
