Jakarta, IDN Times - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati merespons penurunan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia yang dilakukan oleh International Monetary Fund (IMF) beberapa waktu lalu.
IMF baru-baru ini merevisi ke bawah pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini, yang tadinya 4,8 persen menjadi 4,3 persen. Menurut Sri Mulyani, revisi ke bawah yang dilakukan oleh IMF itu wajar dilakukan mengingat kondisi dunia yang masih mengalami pandemik COVID-19.
"IMF merevisi ke bawah buat kita itu prediksi subject to uncertainty, tentu pasti asumsinya bermacam-macam mulai dari vaksinasi dan third wave," kata Sri Mulyani dalam "Sarasehan Akselerasi Pemulihan Ekonomi Nasional - Temu Stakeholders", di Bali, Jumat (9/4/2021).
