ilustrasi memilih produk ekonomis (pexels.com/Gustavo Fring)
Pebisnis gak bisa menghindari fluktuasi harga. Harga bahan baku, biaya transportasi, dan tarif energi dapat terus-menerus berubah, yang berdampak langsung pada pendapatan perusahaan. Oleh karena itu, untuk bisnis dapat bertahan dalam situasi yang gak pasti, dibutuhkan rencana jitu.
Pebisnis yang cerdas gak hanya menunggu perubahan harga tetapi juga mengambil tindakan pencegahan. Strategi yang tepat dapat mengurangi kerugian dan membuka peluang baru. Untuk mengatasi perubahan harga di Indonesia, berikut lima strategi yang bisa kamu gunakan.
1. Diversifikasi produk untuk mengurangi risiko
Kalau hanya menggunakan satu produk, kamu akan lebih rentan terhadap gejolak harga. Namun, dengan diversifikasi, kamu dapat menyebarkan risiko ke berbagai lini bisnis. Pelaku usaha makanan, contohnya, dapat memperluas menu mereka dengan pilihan bahan baku yang lebih stabil saat harga bahan tertentu meningkat.
2. Menjalin kontrak jangka panjang dengan pemasok
Ini dapat membantu menjaga harga bahan baku stabil. Dengan kesepakatan harga yang sudah ditetapkan, kamu gak perlu khawatir tentang kenaikan harga yang cepat di pasar. Perusahaan besar biasanya menggunakan metode ini, tetapi UMKM juga bisa menggunakannya untuk memperkirakan biaya produksi.
3. Efisiensi biaya operasional dalam bisnis sehari-hari
Saat harga bahan baku naik, efisiensi biaya membantu. Teknologi dapat membantu mengurangi pemborosan. Nah, salah satu contohnya adalah sistem manajemen stok yang lebih rapi. Langkah kecil seperti menghemat listrik, bahan bakar, atau biaya logistik dapat sangat memengaruhi stabilitas keuangan perusahaan kamu.
4. Beri pelanggan opsi harga yang fleksibel
Pelanggan biasanya lebih berhati-hati saat harga naik. Itulah mengapa kamu dapat mempertahankan loyalitas mereka dengan menawarkan harga terjangkau, promosi bundling, atau paket kecil. Dengan cara ini, pelanggan dapat tetap memiliki opsi yang sesuai dengan keuangan mereka tanpa meninggalkan produkmu.
5. Menggunakan kebijakan stabilisasi pemerintah
Pemerintah Indonesia sering mengendalikan harga melalui subsidi dan operasi pasar. Kamu bisa meningkatkan efektivitas strategi pembelian bahan baku jika kamu peka terhadap kebijakan ini. Bisnis akan lebih mudah menekan biaya produksi dan tetap bersaing dengan mengikuti alur kebijakan pemerintah, lho.
Oleh karena itu, sangat penting untuk memahami dinamika ekonomi dan bisnis melalui indeks harga konsumen. Jangan hanya berkonsentrasi pada produk dan pemasaran jika kamu benar-benar ingin mengembangkan bisnismu.
Selain itu, jangan lupa untuk mengikuti pergerakan IHK karena dari sanalah kamu dapat membaca arah ekonomi dan memanfaatkan peluang yang ada. Ingatlah bahwa bisnis yang sukses gak hanya memiliki kemampuan untuk menjual dengan baik, tetapi kamu juga peka terhadap perubahan ekonomi.