Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
IPC TPK Panjang Tambah Crane Raksasa, Optimalkan Bongkar Muat
IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) Area Panjang memperkuat kapasitas bongkar muatnya. (Dok/Istimewa).
  • IPC TPK Panjang menambah satu unit Quay Container Crane Post Panamax dari China untuk memperkuat kapasitas bongkar muat di Pelabuhan Panjang, Sumatera Bagian Selatan.
  • Crane baru dengan outreach 45 meter mampu menjangkau hingga 17 baris petikemas, memungkinkan pelabuhan melayani kapal berkapasitas besar secara efisien setelah proses instalasi dan uji beban selesai.
  • Penambahan QCC menjadi langkah modernisasi infrastruktur yang mendukung pertumbuhan arus logistik nasional serta memperkuat daya saing dan peran ekonomi regional Pelabuhan Panjang.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
2025

Arus petikemas di IPC TPK Panjang meningkat 24 persen, mencapai 128.675 TEUs dari 103.700 TEUs tahun sebelumnya.

14 Mei 2026

Satu unit Quay Container Crane (QCC) Post Panamax tiba di Pelabuhan Panjang menggunakan kapal MV Zheng Hua 37 asal China.

16 Mei 2026

Manager IPC TPK Panjang, Anang Subagyono, menyatakan penambahan crane merupakan strategi memperkuat daya saing pelabuhan dan mendukung rantai logistik nasional.

kini

IPC TPK Panjang memiliki empat unit crane raksasa yang siap mengoptimalkan layanan kapal dan arus petikemas di Sumatera Bagian Selatan.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) Area Panjang menambah satu unit Quay Container Crane (QCC) berjenis Post Panamax untuk meningkatkan kapasitas dan efisiensi bongkar muat di Pelabuhan Panjang.
  • Who?
    Penambahan dilakukan oleh IPC TPK Panjang, anak usaha Subholding PT Pelindo Terminal Petikemas, dengan pernyataan resmi dari Manajer IPC TPK Panjang, Anang Subagyono.
  • Where?
    Kegiatan berlangsung di Pelabuhan Panjang, wilayah Sumatera Bagian Selatan, tempat crane baru tersebut tiba dan akan dioperasikan.
  • When?
    Crane tiba pada Kamis, 14 Mei 2026, dibawa kapal MV Zheng Hua 37 asal China; keterangan tambahan disampaikan Sabtu, 16 Mei 2026.
  • Why?
    Langkah ini dilakukan untuk memperkuat daya saing pelabuhan, mendukung kelancaran rantai logistik nasional, serta mengimbangi peningkatan arus petikemas yang naik signifikan pada tahun sebelumnya.
  • How?
    Crane dikirim menggunakan kapal pengangkut khusus dari China, kemudian akan menjalani proses instalasi sistem, uji beban, dan integrasi operasional sebelum digunakan secara penuh di terminal.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Ada kapal besar dari China bawa crane raksasa ke Pelabuhan Panjang. Crane itu buat bantu angkat peti kemas dari kapal. Sekarang pelabuhan punya empat crane besar supaya kerja jadi lebih cepat. Pak Anang bilang ini biar pelabuhan makin kuat dan bisa layani kapal yang lebih gede di Sumatera Selatan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Penambahan crane raksasa di IPC TPK Panjang mencerminkan langkah nyata modernisasi pelabuhan yang selaras dengan meningkatnya arus petikemas di Sumatera Bagian Selatan. Dengan teknologi QCC Post Panamax, efisiensi bongkar muat dan kemampuan melayani kapal berkapasitas besar meningkat, memperkuat daya saing pelabuhan sekaligus mendukung kelancaran rantai logistik nasional secara lebih andal.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) Area Panjang memperkuat kapasitas bongkar muatnya dengan kedatangan satu unit Quay Container Crane (QCC) berjenis Post Panamax. Crane baru ini diangkut kapal MV Zheng Hua 37 asal China dan tiba di Pelabuhan Panjang pada Kamis (14/5/2026).

Dengan tambahan QCC ini, IPC TPK Panjang kini memiliki empat unit crane raksasa yang siap mengoptimalkan layanan kapal dan arus petikemas di wilayah Sumatera Bagian Selatan. Langkah ini sejalan dengan pertumbuhan arus petikemas yang melonjak 24% pada 2025, mencapai 128.675 TEUs dari 103.700 TEUs tahun sebelumnya.

1. Penambahan crane jadi strategi memperkuat daya saing

Sebuah crane dan eskavator dikerahkan untuk memperlancar bongkar muat pasir silika di dermaga curah Pelabuhan Batang. (IDN Times/Dok Humas Pelindo Tanjung Emas)

Manager IPC TPK Panjang, Anang Subagyono, menegaskan penambahan crane ini bagian dari strategi memperkuat daya saing pelabuhan sekaligus mendukung kelancaran rantai logistik nasional.

“QCC Post Panamax ini meningkatkan kapasitas dan produktivitas terminal, memastikan IPC TPK Panjang mampu menjawab kebutuhan pengguna jasa seiring meningkatnya aktivitas logistik di wilayah Sumatera Bagian Selatan,” ujar Anang, Sabtu (16/5/2026).

2. Memungkinkan pelabuhan melayani kapal dengan kapasitas besar

Harbour Mobile Crane yang dipasang di dermaga samudera Pelabuhan Tanjung Emas Semarang. (IDN Times/Dok Humas Pelindo Pelabuhan Tanjung Emas)

Secara teknis, QCC baru memiliki outreach 45 meter dan mampu menjangkau 16–17 baris petikemas, memungkinkan pelabuhan melayani kapal dengan kapasitas lebih besar secara efisien.

Setelah sandar, crane akan melalui instalasi sistem, uji beban, dan integrasi dengan sistem operasional terminal sebelum digunakan penuh.

3. Modernisasi pelabuhan panjang dengan memperkuat infrastruktur

Launching fasilitas fumigasi di Pelabuhan Panjang, Bandar Lampung. (Dok. Karantina Lampung).

Anang menambahkan, investasi ini menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi regional. “Kedatangan QCC menandai babak baru modernisasi Pelabuhan Panjang dan memperkuat peran infrastruktur kami dalam mendukung arus logistik nasional,” tutupnya.

IPC TPK merupakan anak usaha Subholding PT Pelindo Terminal Petikemas dan beroperasi di enam area, termasuk Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta; Pelabuhan Pontianak; Pelabuhan Panjang; Pelabuhan Palembang; Pelabuhan Teluk Bayur, Padang; dan Pelabuhan Jambi.

Editorial Team