Jakarta, IDN Times - Bencana banjir dan longsor menimpa 3 provinsi di Sumatra yakni Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat, jelang akhir tahun 2025. Untuk menjaga pasokan energi di wilayah terdampak, PT Pertamina (Persero) gerak cepat memenuhi kebutuhan bahan bakar minyak (BBM).
Langkah ini merupakan bagian dari Satuan Tugas Natal dan Tahun Baru (Nataru) Pertamina, yang telah aktif sejak 13 November 2025. Satgas Nataru bertugas memonitor kebutuhan energi dan infrastruktur distribusi di seluruh wilayah Indonesia, termasuk di titik rawan bencana.
Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Muhammad Baron mengungkapkan, Pertamina mengapresiasi TNI dan Polri, Pemerintah Daerah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta semua pihak yang mendukung Pertamina dalam memenuhi pasokan BBM dan LPG ke masyarakat, terutama di wilayah terdampak bencana.
“Pertamina mengapresiasi bantuan dari seluruh pihak, sehingga Pertamina dapat menyalurkan energi di tengah situasi bencana. Koordinasi dengan berbagai pihak diperlukan, agar mobil tangki dapat mendistribusikan BBM dengan aman dan tetap mengedepankan aspek safety,” ujar Baron dikutip dari rilis pertamina.com, Minggu (30/12/2025).
