Direktur PT Laba Forexindo Berjangka, Ibrahim Assuaibi menyatakan keputusan Presiden Joe Biden untuk tidak mencalonkan diri kembali telah meningkatkan ketidakpastian mengenai pemilihan presiden mendatang.
Biden memberikan dukungan penuh kepada Wakil Presiden Kamala Harris, yang diperkirakan akan menghadapi kandidat kuat dari Partai Republik, Donald Trump.
“Hal ini, ditambah dengan kekhawatiran bahwa potensi kepresidenan Trump juga dapat menyebabkan lebih banyak konflik dengan Tiongkok, membebani mata uang regional,” kata Ibrahim.
Menurut jajak pendapat CBS pekan lalu, Trump unggul dibandingkan Biden dan Harris. Para analis memperkirakan kepresidenan Trump bisa memicu inflasi lebih tinggi, terutama jika dia menerapkan pembatasan perdagangan dan tarif impor yang lebih ketat terhadap China.
Namun, dukungan dari Biden membuat Harris diperkirakan memberikan tantangan yang lebih kuat kepada Trump.
Semua ketua partai Demokrat di negara bagian tersebut telah menyatakan dukungan untuk Harris. Penggalangan dana Partai Demokrat mencapai 50 juta dolar AS setelah Biden menyatakan dukungannya untuk Harris.