Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Kenaikan Harga BBM Non-Subsidi Masih Ditahan, Bahlil: Kita Lagi Bahas
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (6/3/2026). (IDN Times/Trio Hamdani)
  • Pemerintah masih menahan kenaikan harga BBM non-subsidi sambil membahas kebijakan bersama Pertamina dan badan usaha swasta lainnya.
  • Bahlil Lahadalia menyebut pemerintah sedang mencari formulasi harga yang bijak dengan mempertimbangkan kondisi ekonomi masyarakat saat ini.
  • Rapat teknis pembahasan harga BBM masih berlangsung, dan hasil final akan diumumkan setelah kajian serta penyesuaian selesai dilakukan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyatakan pemerintah tengah membahas kebijakan terkait bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi yang sementara ini ditahan kenaikan harganya.

Selain PT Pertamina (Persero), Bahlil menyebut proses pembahasan tersebut turut melibatkan berbagai badan usaha penyalur BBM termasuk operator stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) swasta.

"Menyangkut dengan harga BBM non-subsidi, kita lagi melakukan pembahasan. Nah, pembahasan ini sudah tentu melibatkan juga adalah badan swasta lainnya," kata dia di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (6/3/2026).

1. Pemerintah janji cari formulasi harga dengan bijak

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (6/3/2026). (IDN Times/Trio Hamdani)

Pemerintah masih mengatur dan mencari formulasi harga yang tepat. Bahlil meminta menunggu hingga proses kajian selesai dan berjanji segera mengumumkan hasilnya setelah ada keputusan final.

"Sampai dengan sekarang kita lagi mengatur dan mencari formulasi yang baik dan bijaksana. Nah tunggu sampai selesai, saya akan kabari," ujar dia.

2. Pemerintah pantau kondisi ekonomi masyarakat

Ilustrasi SPBU Pertamina (dok. Pertamina Patra Niaga JBB)

Menurut Bahlil, pemerintah memahami kondisi ekonomi yang sedang dihadapi masyarakat saat ini. Hal tersebut menjadi pertimbangan utama dalam pembahasan kebijakan, baik untuk kategori BBM subsidi maupun non-subsidi.

"Yang jelas bahwa pemerintah sangat memahami kondisi yang hari ini masyarakat, yang ada di tengah-tengah masyarakat," paparnya.

3. Rapat teknis masih berlangsung

potret SPBU Pertamina (pertamina.com)

Mengenai kapan keputusan tersebut akan diambil, Bahlil menegaskan jajarannya masih terus melakukan rapat teknis dan penyesuaian. Dia menyatakan akan memberikan informasi lebih lanjut jika telah membuahkan hasil.

"Ya, saya kan sudah bilang tadi, kami lagi melakukan rapat untuk membuat exercise ya. Nanti kalau sudah ada," kata Bahlil.

Editorial Team