ilustrasi coffe shop (pexels.com/Ksenia Chernaya)
Awalnya semangat jaga toko tiap hari, belajar racik kopi, dan promosi nonstop. Tapi setelah beberapa bulan sepi dan capek, motivasi mulai turun. Bisnis F&B itu maraton, bukan sprint. Begitu owner mulai jarang turun tangan, kualitas turun, pelayanan melemah, dan pelanggan ikut pergi pelan-pelan.
Tutupnya banyak coffee shop bukan karena industri ini jelek, tapi karena banyak yang masuk tanpa perhitungan matang. Fokus terlalu besar ke tampilan, tapi lupa ke strategi bisnis jangka panjang.
Kalau kamu mau buka coffee shop, ingat satu hal penting: kopi enak dan tempat keren itu baru awal. Yang bikin usaha bertahan adalah manajemen uang, pelanggan loyal, dan mental kuat menghadapi sepi. Tanpa itu, seviral apa pun di awal, ujungnya bisa bernasib sama—tutup sebelum setahun.