Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Krom Bank Tahan Seluruh Laba 2025 demi Akselerasi Ekspansi Digital
RUPS 2026 Krom Bank Indonesia (dok. Krom Bank)
  • Krom Bank memutuskan menahan seluruh laba bersih 2025 sebesar Rp143 miliar untuk memperkuat modal dan mendukung ekspansi bisnis digital, sesuai hasil RUPST pada Mei 2026.
  • Sepanjang 2025, Krom Bank mencatat lonjakan kinerja dengan pendapatan bunga bersih naik 92 persen yoy, total aset tumbuh 84 persen, serta kredit meningkat lebih dari dua kali lipat.
  • Pada kuartal I-2026, pertumbuhan tetap agresif dengan aset naik 78 persen yoy dan laba sebelum pajak melonjak 99 persen, seiring fokus penguatan ekosistem digital dan kolaborasi strategis.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
2024

Krom Bank mencatat pendapatan bunga bersih sebesar Rp965 miliar yang menjadi pembanding untuk kinerja tahun berikutnya.

2025

Sepanjang tahun ini, Krom Bank mencatat lonjakan kinerja dengan pendapatan bunga bersih Rp1,85 triliun, aset Rp12,21 triliun, kredit Rp8,63 triliun, dan laba bersih Rp143 miliar.

20 Mei 2026

RUPST dan Public Expose 2026 digelar. Pemegang saham menyetujui penahanan seluruh laba tahun buku 2025 sebesar Rp143 miliar sebagai saldo laba ditahan untuk memperkuat modal dan ekspansi digital.

21 Mei 2026

Presiden Direktur Anton Hermawan menegaskan keputusan penahanan laba sebagai langkah strategis menjaga fundamental keuangan dan mendukung ekspansi berkelanjutan.

Kuartal I-2026

Krom Bank melaporkan pertumbuhan agresif dengan aset mencapai Rp14,77 triliun, DPK Rp10,86 triliun, kredit Rp9,88 triliun, CAR 39,78 persen, dan laba sebelum pajak Rp89,95 miliar.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    PT Krom Bank Indonesia Tbk memutuskan menahan seluruh laba bersih tahun buku 2025 sebesar Rp143 miliar tanpa pembagian dividen untuk memperkuat modal dan mempercepat ekspansi bisnis digital.
  • Who?
    Keputusan diambil oleh manajemen dan pemegang saham PT Krom Bank Indonesia Tbk, disampaikan oleh Presiden Direktur Anton Hermawan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan.
  • Where?
    Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan dan Public Expose 2026 digelar di Jakarta, tempat manajemen Krom Bank memaparkan hasil kinerja serta rencana ekspansi digital perusahaan.
  • When?
    Keputusan diumumkan pada Rabu, 20 Mei 2026, dengan pernyataan resmi disampaikan sehari kemudian, Kamis, 21 Mei 2026.
  • Why?
    Laba ditahan sepenuhnya untuk menjaga fundamental keuangan yang sehat, memperkuat struktur permodalan, serta mendukung pertumbuhan berkelanjutan di sektor perbankan digital.
  • How?
    Kebijakan dilakukan melalui persetujuan RUPS dengan mengalokasikan seluruh laba ke saldo laba ditahan; langkah ini menjadi strategi internal guna memperbesar kapasitas pendanaan dan mendukung ekspansi digital Krom Bank.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Krom Bank punya uang untung banyak banget tahun 2025, tapi mereka nggak bagi-bagi uang itu. Semua uangnya disimpan biar banknya makin kuat dan bisa tumbuh lebih besar di dunia digital. Kata Pak Anton, bos banknya, sekarang Krom Bank lagi maju terus, punya banyak aset, kasih pinjaman lebih banyak, dan mau bikin layanan digital yang bagus buat orang-orang.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Keputusan Krom Bank untuk menahan seluruh laba tahun buku 2025 mencerminkan strategi jangka panjang yang berorientasi pada penguatan fundamental keuangan dan percepatan ekspansi digital. Langkah ini menunjukkan komitmen manajemen terhadap pertumbuhan berkelanjutan, terutama setelah bank berhasil mencatat lonjakan kinerja signifikan di tengah tekanan ekonomi global dan terus mempertahankan momentum positif hingga kuartal I-2026.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - PT Krom Bank Indonesia Tbk (BBSI) memutuskan untuk tidak membagikan dividen dari laba tahun buku 2025. Seluruh laba bersih dialokasikan sebagai saldo laba ditahan demi memperkuat modal dan mempercepat ekspansi bisnis digital perseroan.

Keputusan tersebut disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar bersamaan dengan Public Expose 2026 pada Rabu (20/5/2026).

1. Seluruh laba Rp143 miliar ditahan untuk perkuat modal

ilustrasi laba bersih (IDN Times/Aditya Pratama)

Dalam RUPST, pemegang saham menyetujui penggunaan 100 persen laba bersih tahun buku 2025 sebesar Rp143 miliar sebagai retained earnings atau laba ditahan.

“Keputusan untuk mengalokasikan seluruh laba bersih Tahun Buku 2025 ke dalam saldo laba ditahan merupakan langkah strategis perseroan untuk dapat menjaga fundamental keuangan yang sehat serta memperkuat kapasitas pendanaan internal,” ujar Presiden Direktur Krom Bank, Anton Hermawan, dalam pernyataan resminya, dikutip Kamis (21/5/2026).

Dia menilai, struktur permodalan yang semakin kuat akan membantu Krom Bank memperluas bisnis secara berkelanjutan dan meningkatkan daya saing di industri perbankan digital.

“Dengan struktur permodalan yang semakin solid, kami optimistis Krom Bank dapat terus menjalankan agenda ekspansi bisnis secara berkelanjutan, meningkatkan daya saing, serta menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan serta nasabah kami,” kata Anton.

2. Kinerja Krom Bank melesat sepanjang 2025

ilustrasi laba bersih (IDN Times/Aditya Pratama)

Selain itu, di tengah tekanan ekonomi global, Krom Bank justru mencatat lonjakan kinerja di berbagai lini bisnis sepanjang 2025.

Pendapatan bunga bersih audited mencapai Rp1,85 triliun atau naik 92 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) dibandingkan Rp965 miliar pada 2024.

Bukan hanya itu, total aset tumbuh 84 persen yoy menjadi Rp12,21 triliun dan penyaluran kredit naik 103 persen yoy menjadi Rp8,63 triliun. Kemudian dana pihak ketiga (DPK) melonjak 166 persen yoy menjadi Rp8,39 triliun dan aba bersih naik 15 persen yoy menjadi Rp143 miliar.

Anton mengatakan, pencapaian tersebut diraih di tengah volatilitas pasar keuangan global, tekanan suku bunga, hingga perubahan perilaku konsumen di era digital.

“Kami melihat kondisi makro ekonomi saat ini menuntut industri perbankan untuk semakin adaptif, prudent, dan inovatif dalam menghadapi perubahan yang berlangsung sangat cepat,” ujar dia.

Anton menambahkan, pertumbuhan ekonomi digital Indonesia membuka peluang besar bagi industri perbankan digital untuk terus berkembang.

3. Tumbuh agresif pada kuartal I-2026

Ilustrasi penggunaan aplikasi Krom Bank. (dok. Krom Bank)

Sementara itu dalam Public Expose 2026, Manajemen Krom Bank turut memaparkan capaian kinerja hingga kuartal I-2026 yang masih menunjukkan pertumbuhan agresif.

Beberapa capaian utama perseroan antara lain:

  • Aset tumbuh 78 persen yoy menjadi Rp14,77 triliun

  • DPK meningkat 138 persen menjadi Rp10,86 triliun

  • Kredit tumbuh 98 persen menjadi Rp9,88 triliun

  • Rasio kecukupan modal (CAR) terjaga di level 39,78 persen

  • Laba sebelum pajak naik 99 persen menjadi Rp89,95 miliar

Selama 2026, kata Anton, Krom Bank akan fokus memperkuat ekosistem digital, meningkatkan pengalaman pengguna, menjaga kualitas aset, hingga memperluas kolaborasi strategis dengan mitra usaha.

“Krom Bank terus berkomitmen untuk menghadirkan layanan perbankan digital yang inovatif, aman, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat. Kami meyakini bahwa konsistensi transformasi digital akan menjadi fondasi utama dalam mendorong pertumbuhan bisnis yang sehat dan berkesinambungan bagi seluruh pemangku kepentingan,” ucap Anton.

Editorial Team