ilustrasi MSCI (dok. MSCI)
Morgan Stanley Capital International (MSCI) merupakan salah satu lembaga pemeringkat dan penyedia indeks saham paling berpengaruh di dunia. Indeks MSCI banyak dipakai investor global sebagai tolok ukur kinerja pasar saham. Tak sedikit orang menganggapnya sebagai peta rute bagi para investor global.
Pada prosesnya, MSCI memiliki banyak indeks yang mencakup berbagai wilayah, ukuran perusahaan, dan tema investasi. Indeks yang dibuat menggambarkan pergerakan dan kinerja berbagai kategori, seperti saham perusahaan besar (large-cap), menengah (mid-cap), atau pasar negara berkembang. Contoh mudahnya misalnya MSCI Indonesia Index dan MSCI Emerging Markets Index.
Ada sejumlah alasan yang menjadikan MSCI dianggap penting bagi investor, berikut di antaranya:
MSCI bisa menjadi acuan untuk mengetahui arah masuk dan keluar dana asing. Saat ada saham masuk indeks miliknya, investor dapat melihat adanya potensi aliran modal besar yang siap mendorong harganya. Sebaliknya, apabila ada saham yang keluar, investor bisa berhati-hati guna menghadapi potensi tekanan jual ke depannya.
Saat sebuah saham masuk ke indeks MSCI, bisa dipahami bahwa saham tersebut telah memenuhi standar global, baik itu dari segi tata kelola, kapitalisasi, maupun likuiditas.
Pada kehadirannya, MSCI bukan sekadar menyediakan indeks, namun juga akses informasi seputar analisis dan data pasar yang bisa membantu para investor dalam memahami tren global. Hal semacam ini dapat dimanfaatkan sebagai bentuk pertimbangan sebelum mengambil keputusan investasi.
Lebih jauh, MSCI biasa melakukan peninjauan rutin sebanyak empat kali dalam setahun, yakni di Februari, Mei, Agustus, dan November. Prosesnya berlangsung mulai dari pengumuman awal hingga tanggal efektif pemberlakuan.