Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Penampakan Huntara yang mulai ditempati warga Aceh Tamiang, Kamis (8/1/2026) (IDN Times/Doni Hermawan)
Penampakan Huntara yang mulai ditempati warga Aceh Tamiang, Kamis (8/1/2026) (IDN Times/Doni Hermawan)

Intinya sih...

  • PLN menggratiskan listrik di huntara Aceh selama 6 bulan.

  • PLN tangani instalasi, meteran, dan PJU di huntara.

  • Danantara serahkan 600 unit huntara di Aceh Tamiang, pemerintah targetkan bangun 15 ribu huntara.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - PT PLN (Persero) menggratiskan pasokan listrik selama enam bulan bagi hunian sementara (huntara) untuk warga terdampak bencana di Aceh. Hunian tersebut dibangun oleh Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara).

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menyampaikan kebijakan tersebut dilakukan untuk mendukung pemulihan kondisi masyarakat pascabencana, khususnya dalam memenuhi kebutuhan dasar selama masa tinggal di huntara.

"Ini Danantara membangun rumah hunian sementara, dan kami mendukung, baik itu selama 6 bulan ya listrik di huntara kami gratiskan," kata dia dalam RDP dengan Komisi VI DPR RI, Rabu (21/1/2026).

1. Instalasi, meteran hingga PJU ditangani PLN

Potret udara Huntara Danantara di Aceh Tamiang. (Dok: Setkab)

Darmawan menyebutkan, dukungan PLN tidak hanya terbatas pada pembebasan biaya pemakaian listrik. Dia menjelaskan pemasangan instalasi listrik dan kWh meter di kawasan huntara menjadi tanggung jawab perusahaan listrik negara.

"Kemudian juga kami menyediakan penerangan jalan umum, PJU, dan juga fasilitas umum," ujarnya.

PLN turut memberikan layanan pasang baru multiguna tanpa biaya sebagai bagian dari penanganan kebutuhan kelistrikan di lokasi hunian sementara.

2. Danantara serahkan 600 unit huntara di Aceh Tamiang

Sebanyak 600 unit Hunian Danantara (Huntara) resmi diserahkan Danantara Indonesia kepada warga terdampak bencana yang berlokasi di Kampung Simpang Empat, Kecamatan Karang Baru, Aceh Tamiang, Kamis (8/1/2026). (Dok. BRI)

Danantara telah menyerahkan 600 unit huntara kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang. Huntara dibangun sesuai standar kelayakan hunian darurat, dengan struktur yang aman, akses air bersih, sanitasi yang memadai, serta dukungan listrik dan layanan kesehatan.

Pembangunannya dilakukan sejumlah BUMN sektor karya, antara lain PT Hutama Karya (Persero) atau HK, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA), PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT), hingga PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI).

3. Pemerintah targetkan bangun 15 ribu huntara

Pembangunan hunian sementara (huntara) untuk korban banjir di Aceh. (dok. Wijaya Karya)

Pemerintah sendiri menargetkan pembangunan 15 ribu unit huntara selama tiga bulan ke depan. Pembangunan huntara diutamakan di Kabupaten Aceh Tamiang, sebagai wilayah dengan dampak terparah dari banjir bandang dan longsor.

Danantara telah menyiapkan anggaran sebesar Rp1 triliun untuk digunakan dalam pembangunan hunian bagi warga korban terdampak bencana banjir dan longsor di Sumatra.

Editorial Team