Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Perusahaan software-as-a-service (SaaS), Mekari akuisisi Jojonomic. (Dok/istimewa).
Perusahaan software-as-a-service (SaaS), Mekari akuisisi Jojonomic. (Dok/istimewa).

Intinya sih...

  • Mekari akuisisi Jojonomic untuk perluas layanan digital
  • Akuisisi dilakukan untuk akselerasi transformasi digital bisnis di Indonesia
  • Kedua perusahaan berharap dapat menggabungkan kekuatan dalam mengembangkan solusi terintegrasi berbasis awan
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Mekari, perusahaan software-as-a-service (SaaS) terkemuka di Indonesia, mengumumkan akuisisi Jojonomic untuk memperluas solusi dan layanan digital Mekari yang dihadirkan untuk mengakselerasi transformasi digital dan pertumbuhan berkesinambungan bisnis di Indonesia.

Jojonomic adalah perusahaan yang mengembangkan solusi tanpa kode yaitu Officeless Operating System dan akuisisi ini dilakukan pada Jumat, 21 Juni 2024 di Jakarta.

1. Akuisisi bertujuan untuk akselerasi transformasi digital di berbagai bisnis

Data Mekari, sebanyak 58 persen mendigitalisasi manajemem rantai pasok. (Dok/Istimewa).

CEO Mekari, Suwandi Soh mengatakan akuisisi ini didasari upaya untuk mengakselerasi transformasi digital berbagai bisnis dan mempertajam kemampuan digital para profesional di Indonesia dengan menghadirkan solusi dan layanan berbasis teknologi yang inovatif, agile, dan scalable.

“Kami bangga mengumumkan akuisisi Jojonomic yang kami percaya akan membawa manfaat bagi dunia usaha. Melalui akuisisi ini, kami dapat menggabungkan kekuatan dan keunggulan kami dalam mengembangkan solusi terintegrasi berbasis awan yang memenuhi kebutuhan kompleks dan unik beragam bisnis di lintas industri,” ucapnya dalam keterangan tertulis Senin (24/6/2024).

2. Akusisi akan membuka jalan bagi kustomisasi dan integrasi lintas produk

Data Mekari, sebanyak 58 persen mendigitalisasi manajemem rantai pasok. (Dok/Istimewa).

Suwandi mengatakan akuisisi akan membuka jalan bagi kustomisasi dan integrasi lintas produk yang disesuaikan dengan permintaan bisnis, terutama perusahaan besar.

Selain itu, akuisisi ini pun akan menambah Officeless Operating System yang kini tersedia. Mekari akan membuka peluang baru bagi bisnis, baik UMKM dan perusahaan besar, untuk memperluas pemanfaatan solusi digital ke seluruh proses dan aktivitas bisnis.

“Kami mendorong bisnis di Indonesia untuk meningkatkan implementasi solusi digital ke berbagai operasional bisnis karena adopsi teknologi hari ini akan menjadi fondasi bagi penguasaan teknologi masa depan, khususnya artificial intelligence (AI), atau kecerdasan buatan,” tutupnya.

Mekari menyediakan berbagai solusi bisnis, termasuk untuk human resources (HR), penggajian, akuntansi, pajak, dan customer relationship management (CRM), bagi UMKM dan perusahaan besar. Sejak 2015, Mekari telah mendukung operasional lebih dari 35.000 bisnis dan 1 juta profesional di Indonesia.

3. Jojonomic bakal kembangkan officeless operating system

Logo Jojonomic. (Dok/Screenshot website).

CEO Jojonomic, Samiaji Adisasmito, mengatakan bahwa akuisisi ini akan memungkinkan semakin banyak bisnis mengakses Officeless Operating System, sebuah platform no-code dan low-code yang memungkinkan bisnis menciptakan software aplikasi secara efisien, bahkan tanpa pengetahuan mendalam tentang pengembangan kode.

“Jojonomic berkomitmen untuk terus mengembangkan Officeless Operating System agar semua pengguna kami dan Mekari dapat memanfaatkan platform teknologi tersebut untuk merancang aplikasi yang akan memudahkan mereka memberikan hasil kerja terbaik bagi pertumbuhan bisnis,” tegasnya. 

Sementara itu, Jojonomic, yang didirikan pada 2015, menyediakan solusi Officeless Operating System (OOS) yang berfungsi sebagai platform teknologi no-code dan low-code di mana bisnis dapat mengembangkan aplikasi sesuai kebutuhan dengan mudah dan cepat. Jojonomic telah melayani ratusan perusahaan, terutama perusahaan besar Indonesia di sektor perbankan, logistik, manufaktur, dan energi.

Editorial Team