ilustrasi perjanjian (Unsplash/Gabrielle Henderson)
Heads of agreement merupakan dokumen yang tidak mengikat secara hukum dan berfungsi untuk merangkum syarat-syarat dasar dari sebuah rencana transaksi maupun kerja sama.
Dokumen yang kerap disebut juga sebagai heads of terms atau letter of intent (surat pernyataan minat) ini umumnya digunakan pada tahap pra-kontrak dalam proses negosiasi, seperti dalam pembelian suatu bisnis.
Fungsi utama dari dokumen ini adalah sebagai panduan mengenai peran dan tanggung jawab para pihak sebelum dokumen yang mengikat secara hukum disusun. Selain itu, dokumen ini hanya memuat garis besar dari suatu kerja sama.
Secara desain, heads of agreement memang tidak dirancang terlalu rinci untuk mencakup seluruh detail perjanjian formal. Namun, justru minimnya detail ini menjadi sebuah keunggulan, karena dapat meminimalisasi potensi ketidaksepakatan antarpihak.
Setelah kesepakatan umum tercapai dan dokumen ditandatangani, langkah berikutnya adalah melibatkan pihak pengacara dan akuntan untuk merinci detail-detail yang diperlukan, termasuk prasyarat sebelum perjanjian final dibuat.
Meski kontrak mengikat nantinya akan ditandatangani, heads of agreement tetap bisa dihentikan kapan saja oleh salah satu pihak sesuai dengan ketentuan yang berlaku.