Bulan Ramadan selalu membawa perubahan besar pada pola belanja masyarakat. Jam aktif konsumen bergeser, kebiasaan belanja siang hari menurun, dan justru meningkat menjelang berbuka atau setelah tarawih. Jika jam operasional toko tidak ikut menyesuaikan, bukan tidak mungkin omzet justru turun meski permintaan sebenarnya ada.
Menyesuaikan jam toko saat Ramadan bukan berarti mengurangi peluang jualan. Justru, jika diatur dengan tepat, perubahan jam ini bisa membuat operasional lebih efisien tanpa kehilangan pembeli. Nah, kira-kira bagaimana cara menyesuaikan jam toko saat Ramadan tanpa turunkan omzet jualan? Cari tahu jawabannya di artikel ini, yuk!
