Harga avtur di pasar global mengalami kenaikan signifikan, dipicu oleh konflik geopolitik di kawasan Timur Tengah. Ketegangan di wilayah tersebut berdampak pada terganggunya pasokan minyak dunia yang kemudian mendorong harga bahan bakar, termasuk avtur, ikut melonjak. Sejumlah negara pun tercatat mengalami kenaikan harga, tak terkecuali Indonesia.
Kondisi ini menjadi perhatian banyak pihak. Terlebih, avtur sendiri menjadi salah satu komoditas penting dalam industri penerbangan. Sebagai bahan bakar utama pesawat, avtur menyumbang porsi besar dalam struktur biaya operasional maskapai. Akibatnya, lonjakan harga avtur berpotensi mendorong kenaikan harga tiket pesawat yang pada akhirnya dirasakan para pengguna jasa penerbangan.
Lalu, mana saja negara yang mengalami kenaikan avtur? Berikut ini beberapa di antaranya yang bisa diketahui.
