Wakil Direktur Utama Pertamina Oki Muraza menerima plakat usai menjadi Narasumber pada sesi Special Session 2 “Global Challenges NOCs at The Heart of Energy Resilience”saat acara 50th IPA Convex Day 2 yang diselenggarakan di ICE BSD, Tangerang, Banten pada Kamis (21/5/2026). (dok. Pertamina)
Untuk memperkuat ketahanan energi, Pertamina terus membangun kolaborasi dengan pemerintah, mitra strategis, hingga lembaga pembiayaan.
Oki mencontohkan proyek LNG Mozambique yang mendapat dukungan penuh Pemerintah Jepang melalui berbagai instrumen negara, mulai dari pembiayaan, asuransi, hingga dukungan pasar.
“Contoh global menunjukkan bahwa proyek energi strategis membutuhkan arsitektur dukungan yang kuat. Pemerintah dapat berperan melalui pembiayaan, asuransi, kepastian pasar, dan kebijakan yang membuat proyek menjadi bankable. Dengan begitu, NOC dapat menjalankan mandat ketahanan energi secara lebih efektif, tetapi tetap menjaga disiplin investasi,” kata Oki.
Selain itu, Pertamina juga terus meningkatkan produksi migas domestik. Saat ini kapasitas pengolahan kilang Pertamina mencapai sekitar 1 juta barel per hari, sedangkan produksi minyak mentah nasional berada di kisaran 600 ribu barel per hari.
“Kami terus menjalankan berbagai inisiatif untuk meningkatkan produksi. Pada saat yang sama, kami juga memperkuat portofolio gas bumi melalui partisipasi dalam proyek-proyek strategis,” ujarnya.