Jakarta, IDN Times - Pemerintah Indonesia membawa konsep ekonomi dan budaya dalam Paviliun Indonesia pada ajang World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss. Konsep tersebut dirancang untuk memperkenalkan Indonesia sebagai negara dengan ekonomi yang terus tumbuh sekaligus memiliki keunggulan sumber daya hayati yang berpotensi dikembangkan menjadi peluang investasi berkelanjutan.
Deputi Bidang Promosi Penanaman Modal Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM Nurul Ichwan mengatakan, kehadiran Indonesia di Davos tidak semata-mata ditujukan untuk mendapatkan investor secara langsung.
"Karena ini adalah arena buat kita untuk menciptakan image positif tentang Indonesia," kata dia dalam wawancara bersama Pemimpin Redaksi IDN Times, Uni Lubis, Senin (19/1/2026).
