ilustrasi fotografer (unsplash.com/Jakob Owens)
Kehidupan Gen Z tidak pernah terlepas dari foto dan video. Banyak orang yang suka memotret dan kerap keli dijadikan pekerjaan sampingan, bahkan utama. Menjadi seorang fotografer atau videografer cukup menjanjikan, karena profesi tersebut banyak dibutuhkan orang lain.
Kalau kamu memiliki kamera, kamu bisa melatih skill dan membuat portofolio kamu. Kamu dapat menawarkan jasa foto atau video kepada teman atau orang lain yang membutuhkan. Dijamin, kamu akan mendapatkan uang tambahan dan senang menjalaninya karena hobi.
Bagi kamu Gen Z yang ingin memiliki penghasilan tambahan, poin di atas boleh banget kamu ikuti. Yang terpenting, manfaatkan semua potensi kamu agar dapat mendatangkan uang. Tak jarang pekerjaan sampingan tersebut malah menjadi pekerjaan utama kamu di masa depan nanti, lho.
Pekerjaan sampingan apa saja yang cocok buat Gen Z untuk cari uang tambahan? | Pekerjaan sampingan yang cocok untuk Gen Z antara lain freelance content creator, dropshipping, reseller online, jasa desain grafis, dan tutor/les privat. |
Apakah freelance content creator bisa jadi pekerjaan sampingan yang menghasilkan uang? | Ya, sebagai content creator Gen Z bisa menghasilkan uang lewat platform seperti YouTube, TikTok, atau Instagram dengan konten yang menarik dan monetisasi. |
Apa itu dropshipping dan kenapa cocok untuk Gen Z? | Dropshipping adalah model bisnis jualan tanpa stok barang sendiri, cocok karena modal awalnya ringan dan bisa dilakukan lewat marketplace atau media sosial. |
Bisakah Gen Z mendapatkan penghasilan dari jualan reseller online? | Ya, Gen Z bisa jadi reseller produk populer di marketplace dan mendapatkan keuntungan dari selisih harga jual. |
Pekerjaan sampingan apa yang cocok untuk Gen Z yang punya keahlian tertentu? | Jika punya keahlian seperti desain atau mengajar, Gen Z bisa memilih jasa desain grafis atau tutor/les privat sebagai penghasilan tambahan. |