Ilustrasi pembangunan tol. ANTARA FOTO/Irfan Anshori
Tol Pasuruan-Probolinggo sepanjang 39,85 kilometer (km) yang sudah rampung meliputi Seksi 1 Grati-Tongas 13,50 km, Seksi 2 Tongas-Probolinggo Barat 6,90 km, dan Seksi 3 Probolinggo Barat-Probolinggo Timur 10,90 km.
Sedangkan Seksi 4A Probolinggo Timur-IC Gending 8,55 km, berdasarkan data monitoring BPJT per Februari, masih dalam tahap pembangunan dengan progres pembebasan tanah 97,4 persen.
Progres konstruksi seksi tol tersebut mencapai 88,8 persen, terjadi deviasi atau keterlambatan proyek sebesar -11,3 persen. Target pembangunannya dapat diselesaikan pada Maret 2023.
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, kehadiran tol ini akan menghubungkan dengan kawasan-kawasan produktif seperti kawasan industri, pariwisata, bandara, dan pelabuhan akan dapat mengurangi biaya logistik dan meningkatkan daya saing produk dalam negeri.
“Tol Paspro juga akan memperlancar mobilisasi kegiatan bongkar muat logistik di Pelabuhan Tanjung Tembaga di Probolinggo," ujarnya beberapa waktu lalu.
Tol ini juga memberikan dampak bagi wilayah di sekitarnya seperti Situbondo, Bondowoso, Lumajang, Probolinggo Pasuruan, dan Malang sehingga mendukung pertumbuhan ekonomi di Jawa Timur.