Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Pembangunan Tol Trans-Jawa Sisa 183,95 Km Lagi, Begini Progresnya
ilustrasi Tol Trans-Jawa (ANTARA FOTO/Zabur Karuru)

Jakarta, IDN Times - Jalan Tol Trans-Jawa menyisakan pembangunan sepanjang 183,95 km. Tinggal dua ruas tol yang masih dalam tahap penyelesaian pembangunan, yakni satu seksi pada Tol Pasuruan-Probolinggo (Paspro) dan seluruh seksi Tol Probolinggo-Banyuwangi.

Mengutip data monitoring Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), pembangunan Tol Pasuruan-Probolinggo menelan biaya Rp2,99 triliun, dan Tol Probolinggo-Banyuwangi Rp23,39 triliun.

1. Progres pembangunan Tol Pasuruan-Probolinggo

Ilustrasi pembangunan tol. ANTARA FOTO/Irfan Anshori

Tol Pasuruan-Probolinggo sepanjang 39,85 kilometer (km) yang sudah rampung meliputi Seksi 1 Grati-Tongas 13,50 km, Seksi 2 Tongas-Probolinggo Barat 6,90 km, dan Seksi 3 Probolinggo Barat-Probolinggo Timur 10,90 km.

Sedangkan Seksi 4A Probolinggo Timur-IC Gending 8,55 km, berdasarkan data monitoring BPJT per Februari, masih dalam tahap pembangunan dengan progres pembebasan tanah 97,4 persen.

Progres konstruksi seksi tol tersebut mencapai 88,8 persen, terjadi deviasi atau keterlambatan proyek sebesar -11,3 persen. Target pembangunannya dapat diselesaikan pada Maret 2023.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, kehadiran tol ini akan menghubungkan dengan kawasan-kawasan produktif seperti kawasan industri, pariwisata, bandara, dan pelabuhan akan dapat mengurangi biaya logistik dan meningkatkan daya saing produk dalam negeri.

“Tol Paspro juga akan memperlancar mobilisasi kegiatan bongkar muat logistik di Pelabuhan Tanjung Tembaga di Probolinggo," ujarnya beberapa waktu lalu.

Tol ini juga memberikan dampak bagi wilayah di sekitarnya seperti Situbondo, Bondowoso, Lumajang, Probolinggo Pasuruan, dan Malang sehingga mendukung pertumbuhan ekonomi di Jawa Timur.

2. Progres pembangunan Tol Probolinggo-Banyuwangi

Pembangunan Tol Probolinggo-Banyuwangi Tahap I dari Probolinggo hingga Besuki sepanjang 49,68 km. (dok. Kementerian PUPR)

Kemudian untuk Tol Probolinggo-Banyuwangi baru tahap pembebasan lahan. Per Februari ini, pembebasan lahan pada Seksi 4B IC Gending-Suko 3,88 km mencapai 98,6 persen, Seksi 1.1 Suko-Kraksaan 9 km mencapai 89,7 persen, Seksi 1.2 Kraksaan-Paiton 11,20 km mencapai 70,6 persen, Seksi 1.3 Paiton-Banyuglugur 9,40 km mencapai 26,3 persen, Seksi 2.1: Banyuglugur-Besuki 16,20 km mencapai 29,7 persen.

Kelima seksi Tol Probolinggo-Banyuwangi tersebut ditargetkan dapat diselesaikan konstruksinya pada Desember 2024.

Namun untuk Seksi 2.2 Besuki-Bajulmati 94,68 km dan Seksi 3 Bajulmati-Ketapang 31,04 km belum terjadi pembebasan tahan, di mana target penyelesaian konstruksinya setelah 2024.

3. Pembangunan Tol Probolinggo-Banyuwangi dibagi menjadi 2 tahap

Pembangunan Tol Probolinggo-Banyuwangi Tahap I dari Probolinggo hingga Besuki sepanjang 49,68 km. (dok. Kementerian PUPR)

Pembangunan Tol Probolinggo-Banyuwangi terbagi menjadi dua tahap pembangunan, yaitu tahap I menghubungkan Probolinggo hingga Besuki sepanjang 49,68 km, dan tahap II menghubungkan Besuki hingga Banyuwangi sepanjang 125,72 km.

Pembangunan tahap I terdiri 3 paket pekerjaan konstruksi, yaitu Paket 1 Gending-Kraksaan (12,88 km), Paket 2 Kraksaan-Paiton (11,20 km), dan Paket 3 Paiton-Besuki (25,60 km).

Kontraktor siap memulai konstruksi paket 1 dan paket 2 secara bersamaan di awal Februari 2023 ini yang disusul oleh konstruksi paket 3 di pertengahan Februari 2023.

Editorial Team