Jakarta, IDN Times - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) bakal memprioritaskan penggunaan beras produksi dalam negeri, untuk memenuhi kebutuhan konsumsi jemaah haji.
Kemenhaj menilai ketergantungan terhadap pasokan beras dari negara lain, seperti Vietnam dan Thailand, perlu dikurangi dalam penyelenggaraan ibadah haji. Namun, pemenuhan konsumsi jemaah haji tidak bisa dilakukan secara terpisah, dan memerlukan koordinasi lintas kementerian dan lembaga.
“Pemenuhan konsumsi jemaah haji tidak dapat dilakukan secara parsial," kata Direktur Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah (PE2HU), Jaenal Effendi, dalam keterangan tertulis, dikutip Selasa (27/1/2026).
