Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
6 Perbedaan Zakat Mal dan Zakat Penghasilan
Seorang warga muslim melakukan tarnsaksi pembayaran zakat fitrah dan zakat mal secara daring dengan menggunakan aplikasi digital banking. (ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal)
  • Zakat mal dikenakan pada harta yang telah mencapai nisab dan haul, sedangkan zakat penghasilan berasal dari pendapatan rutin tanpa menunggu masa kepemilikan setahun.
  • Sumber zakat mal meliputi emas, perak, tabungan, perdagangan, pertanian, dan peternakan; sementara zakat penghasilan bersumber dari gaji, honorarium, bonus, atau royalti.
  • Besaran zakat mal umumnya 2,5 persen per tahun tergantung jenis hartanya, sedangkan zakat penghasilan sebesar 2,5 persen dari penghasilan bersih setelah kebutuhan pokok terpenuhi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Orang-orang belajar kalau zakat mal dan zakat penghasilan itu beda. Zakat mal dari harta seperti emas, uang, atau hasil tani yang disimpan setahun. Zakat penghasilan dari gaji atau uang kerja tiap bulan. Dua-duanya dibayar kalau sudah cukup banyaknya. Sekarang banyak orang diajari supaya tahu cara bayarnya dengan benar.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Sering kali orang mengira zakat mal dan zakat penghasilan adalah kedua hal yang sama. Namun ternyata dalam hukumnya berbeda. Mulai dari penghitungan hingga hal-hal yang lain yang membedakannya.

Dalam bahasa Arab, mal artinya harta, sehingga zakat mal merupakan zakat harta yang umat Islam miliki telah mencapai nisabnya. Sementara itu, zakat penghasilan merupakan zakat yang dikeluarkan dari hasil profesi selama sebulan dan sudah mencapai batas minimum untuk wajib zakat.

Dilansir oleh baznaz.go.id, zakat penghasilan atau yang dikenal juga sebagai zakat profesi adalah bagian dari zakat mal yang wajib dikeluarkan atas harta yang berasal dari pendapatan atau penghasilan rutin dari pekerjaan yang tidak melanggar syariah. Zakat penghasilan dikeluarkan dari harta yang dimiliki pada saat pendapatan atau penghasilan diterima oleh seseorang yang sudah dikatakan wajib zakat.

Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) menjelaskan, penghasilan yang dimaksud ialah setiap pendapatan seperti gaji, honorarium, upah, jasa, dan lain-lainnya yang diperoleh dengan cara halal. Pendapatan yang dimaksud, baik yang rutin seperti pejabat negara, pegawai, karyawan, maupun tidak rutin seperti dokter, pengacara, konsultan, dan sejenisnya, serta pendapatan yang diperoleh dari pekerjaan bebas lainnya.

Berbeda dengan zakat mal yang di keluarkan dari harta yang kamu miliki. Pada dasarnya terdapat tiga perbedaan penting antara zakat mal dan zakat penghasilan. Berikut ini adalah perbedaan zakat mal dan zakat penghasilan.

1. Pengertian

ilustrasi seseorang yang sedang mengecek waktu (pexels/energepic.com)

  • Zakat Mal: Zakat yang dikenakan pada harta tertentu setelah mencapai nishab (batas minimal) dan haul (masa kepemilikan 1 tahun).
  • Zakat Penghasilan: Zakat yang dikenakan pada pendapatan rutin seperti gaji, honor, bonus, atau komisi.

2. Sumber harta

Ilustrasi berhitung (Pexels.com/rodnae-prod)

Zakat Mal berasal dari aset atau harta yang berkembang, seperti:

  • Emas, perak, dan tabungan.
  • Hasil perdagangan dan investasi.
  • Hasil pertanian dan peternakan.

Zakat Penghasilan berasal dari pendapatan seseorang, seperti:Gaji bulanan.

  • Honorarium atau fee.
  • Bonus dan royalti.

3. Nishab

Indomoving.com

Zakat Mal: Nishab tergantung jenis harta. Contohnya:

  • Emas dan Tabungan: Setara 85 gram emas.
  • Pertanian: 653 kg gabah.

Zakat Penghasilan: Nishab dihitung dari total penghasilan tahunan yang mencapai 85 gram emas atau sekitar 7,083 gram emas per bulan.

4. Haul (periode kepemilikan harta)

ilustrasi menghitung zakat (pexels.com/Tima Miroshnichenko)

  • Zakat Mal wajib dikeluarkan setelah 1 tahun kepemilikan harta (kecuali zakat pertanian yang dibayarkan saat panen).
  • Zakat Penghasilan tidak memerlukan haul dan dapat dibayarkan setiap kali menerima penghasilan (bulanan atau tahunan).

5. Besaran zakat

ilustrasi menyisihkan zakat dan sedekah (freepik.com/jcomp)

Zakat Mal:

  • Emas, perak, dan Tabungan: 2,5 persen per tahun.
  • Pertanian: 5 persen (jika menggunakan irigasi), 10 persen (jika alami/hujan).
  • Perdagangan: 2,5 persen dari keuntungan bersih.

Zakat Penghasilan: 2,5 persen dari penghasilan bersih setelah dikurangi kebutuhan pokok.

6. Waktu pembayaran

Ilustrasi pengingat waktu (freepik.com/ raja stoking)

  • Zakat Mal dibayarkan setelah mencapai nishab dan haul.
  • Zakat Penghasilan bisa dibayarkan setiap bulan saat menerima gaji atau dikumpulkan dan dibayarkan tahunan.

Kesimpulan

  • Zakat Mal mencakup berbagai aset yang berkembang dan harus mencapai nishab serta haul sebelum dizakati.
  • Zakat Penghasilan adalah bagian dari Zakat Mal yang dikenakan pada pendapatan rutin tanpa menunggu haul.

FAQ seputar Perbedaan Zakat Mal dan Zakat Penghasilan

Apa yang dimaksud dengan zakat mal?

Zakat mal adalah zakat yang dikenakan pada harta tertentu seperti emas, tabungan, hasil perdagangan, atau investasi setelah mencapai nisab dan dimiliki selama satu tahun.

Apa yang dimaksud dengan zakat penghasilan?

Zakat penghasilan adalah zakat yang berasal dari pendapatan atau profesi seperti gaji, honorarium, bonus, atau jasa yang diperoleh secara halal.

Apa perbedaan utama zakat mal dan zakat penghasilan?

Zakat mal berasal dari kepemilikan aset atau harta, sedangkan zakat penghasilan berasal dari pendapatan yang diperoleh dari pekerjaan atau profesi.

Kapan zakat mal dan zakat penghasilan dibayarkan?

Zakat mal biasanya dibayarkan setelah harta mencapai nisab dan dimiliki selama satu tahun, sedangkan zakat penghasilan dapat dibayarkan setiap kali menerima pendapatan atau secara bulanan.

Berapa besar zakat yang harus dibayarkan?

Umumnya zakat yang dikeluarkan adalah sekitar 2,5 persen dari harta atau penghasilan yang telah memenuhi syarat wajib zakat.

Editorial Team