Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Sektor Pertanian Jadi Program Prioritas Jangka Panjang Kabupaten Bima
Produk pertanian Sayuran Organik Merbabu (SOM). (IDN Times/Dhana Kencana)

Bima, IDN Times - Bupati Bima, Indah Dhamayanti Putri mengapresiasi tingginya produksi pertanian Indonesia selama beberapa tahun terakhir. Ia menilai sektor pertanian terbukti mampu menjadi bantalan ekonomi selama pandemik. Untuk itu, program prioritas Kabupaten Bima ke depan adalah membangun pertanian yang berkembang dan berkelanjutan.

"Alhamdulillah perekonomian di Kabupaten Bima masih stabil meskipun di tengah badai pandemik COVID-19. Hal itu dikarenakan andil sektor pertanian yang cukup tinggi. Sektor ini masih menjadi penyumbang terbesar bagi PDRB Bima," ujar Indah pada keterangannya.

1. Kembangkan beberapa komoditas pangan warga

Ilustrasi bahan pangan. IDN Times/Holy Kartika

Adapun Pemerintah Kabupaten Bima saat ini mengembangkan beberapa komoditas pangan warga, seperti jagung, cabai, bawang merah, padi, dan sorgum. Indah mengungkapkan semua komoditas tersebut merupakan program prioritas dan komoditas unggulan Kabupaten Bima yang berkelanjutan.

"Kita akan tingkatkan terus apa yang menjadi arahan Bapak Menteri (Syahrul Yasin Limpo) dalam memenuhi kebutuhan pangan nasional," katanya.

2. Tunjang pertumbuhan daerah

Ilustrasi pertanian (Dok. ANTARA FOTO/M Ibnu Chazar)

Sektor pertanian dalam jangka panjang juga dipercaya dapat mendukung pertumbuhan daerah karena merupakan sektor penting untuk menunjang kehidupan manusia di seluruh Indonesia. Indah yakin, sebuah daerah baru bisa berkembang apabila sektor pertaniannya terus dihidupkan.

"Saya memiliki prinsip bahwa suatu daerah itu bisa maju apabila menghidupkan pertanian. Pertanian jadi tumpuan dan pertanian jadi harapan," ujar Indah.

3. Andil besar pada pertumbuhan ekonomi

Ilustrasi pertumbuhan ekonomi (IDN Times/Arief Rahmat)

Keyakinan Indah bukannya tanpa alasan. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi nasional pada kuartal II tahun 2022 tumbuh 5,44 persen. Hal paling menarik adalah sektor pertanian yang menjadi salah satu dari tiga sektor yang berkontribusi paling tinggi kepada pertumbuhan tersebut. 

Ini juga tecermin dari besaran distribusi dan andil pertanian yang mencapai 12,98 persen atau tumbuh meyakinkan sebesar 1,37 persen. Tercatat faktor tumbuhnya Nilai Tukar Pertani (NTP) yang mencapai 3,20 persen berpengaruh terhadap pendapatan masyarakat. (WEB)

Editorial Team