Jakarta, IDN Times - Presiden Prabowo Subianto memberikan peringatan keras kepada jajaran Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) agar tidak memberikan laporan palsu hanya demi menyenangkan dia.
Prabowo menegaskan, dirinya memegang tanggung jawab penuh atas lembaga tersebut sehingga transparansi data menjadi hal yang amat penting. Hal itu diungkap Prabowo saat mengudang jurnalis senior dan pengamat di kediaman pribadinya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, dikutip Kamis (19/3/2026).
Saat menerima laporan awal mengenai kinerja satu tahun Danantara yang diklaim menunjukkan hasil bagus, Prabowo langsung mencecar kebenaran data tersebut. Dia meminta jajarannya untuk tidak sekadar menyampaikan informasi yang manis di telinga.
"Kemarin itu di Danantara, laporan pertama, Pak satu tahun hasilnya bagus begini-begini. Saya kejar dia. You laporan bener nggak? You jangan nyenengin saya, ini saya pegang loh, saya ini sekarang bertanggung jawab atas Danantara. 'Nggak Pak, begini-begini. Bisa ya? Saya bisa audit ya? 'Siap Pak' Itu dasarnya saya ngomong begitu," beber Prabowo.
