Startup fintech asal Indonesia, Xendit belum lama ini mengumumkan PHK terhadap karyawan dengan tujuan memaksimalkan ketahanan dan meningkatkan profitabilitas perusahaan. Padahal pada 2021, Xendit sukses memiliki nilai valuasi di atas 1 miliar dolar AS atau setara Rp14,8 triliun. Xendit juga menjadi startup fintech pertama yang berstatus unicorn di Indonesia.
Xendit didirikan oleh empat orang, yaitu Moses Lo, Bo Chen, Juan Gonzalez, dan Tessa Wijaya yang berasal dari Indonesia. Di antara keempat nama tersebut, nama Tessa Wijaya cukup menarik perhatian. Tessa menjadi co-founder dan menjabat sebagai Chief Operating Officer (COO) di Xendit.
Seperti apa profil dan perjalanan karier Tessa Wijaya? Simak selengkapnya di bawah ini!