Sejak penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di berbagai daerah, gerak masyarakat menjadi terbatas. Apalagi, banyaknya korban yang terinfeksi COVID-19 membuat orang berpikir dua kali untuk keluar rumah. Saat ramadan, kebutuhan untuk buka dan sahur pasti melonjak. Di saat itulah, kamu bisa ambil kesempatan untuk berjualan door to door.
Hal itulah yang dilakukan Fakhri, warga Semarang. Ia berinisiatif menjual sayur segar melalui media sosial Instagram dan WhatsApp. Untuk saat ini jasa antar masih terbatas di area Semarang. Para pembeli biasanya cukup menyiapkan wadah di pagar, lalu Fakhri tinggal meletakkan sayurannya di sana. Jadi, interaksi tetap masih bisa dibatasi.
"Kami tiap nganter selalu pakai masker, sarung tangan, sama niat yang tulus. Kami memastikan konsumen untuk cek barang terlebih dahulu. Jadi bayarnya transfer atau bayar tunai setelah konsumen terima barang. Alhamdulillah pada percaya," ungkap Fakhri kepada IDN Times.