Jakarta, IDN Times - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan akan memangkas porsi impor energi dari negara-negara Asia Tenggara atau ASEAN dalam jumlah besar untuk dialihkan ke Amerika Serikat (AS).
Pemerintah telah menetapkan angka final sebesar 15 miliar dolar AS untuk belanja energi dari AS. Bahlil menyebut rincian persentase pemangkasan dari kawasan ASEAN, Timur Tengah, dan Afrika umumkan secara detail dalam tiga minggu ke depan setelah melakukan penghitungan ulang.
"Saya akan hitung lagi, sebagian pasti dari Asia Tenggara kita mungkin pangkas paling banyak di situ. Kemudian di Middle East, dan beberapa negara di Afrika. Jadi kita akan prioritaskan untuk mengambil di Amerika," kata Bahlil dalam konferensi pers virtual, dikutip Sabtu (21/2/2026).
