Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Rupiah Dibuka Lesu ke Rp16.897 per Dolar AS, Ini Pemicunya
Kurs rupiah terhadap dolar (ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari)
  • Rupiah dibuka melemah ke Rp16.897 per dolar AS, turun 3 poin atau 0,02 persen dibandingkan penutupan sebelumnya.
  • Pergerakan mata uang Asia bervariasi, sementara indeks dolar AS menguat karena data ekonomi Amerika Serikat yang solid.
  • Analis memproyeksikan rupiah masih berpotensi melemah hingga akhir perdagangan dengan kisaran Rp16.850–Rp17.000 per dolar AS.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Pergerakan nilai tukar melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan pagi ini, Jumat (20/2/2026).

Mengutip data Bloomberg, kurs rupiah dibuka melemah ke level Rp16.897 per dolar AS atau melemah 3 poin atau 0,02 persen dibandingkan penutupan kemarin.

1. Mata uang di Asia bergerak variatif pagi ini

Lebih rinci, mata uang di Asia bergerak variatif dengan rincian

  • Bath Thailand menguat 0,01 persen

  • Ringgit Malaysia melemah 0,05 persen

  • Pesso Filipina melemah 0,22 persen

  • Won Korea menguat 0,05 persen

  • Dolar Taiwan melemah 0,01 persen

  • Dolar Singapura melemah 0,09 persen

2. Indeks dolar AS menguat dipicu rilis data ekonomi AS yang menguat

Pengamat pasar uang Lukman Leong mengatakan indeks dolar AS terus menguat, yang dapat mempengaruhi pergerakan mata uang negara berkembang, termasuk rupiah.

"Rupiah berpotensi melemah terhadap dolar AS yang melanjutkan penguatan oleh data-data ekonomi yang lebih kuat dan pejabat2 the Fed yg kembali memberikan pernyataan hawkish," tegasnya.

3. Rupiah bakal melemah seharian

Menurunya hasil kesepaktan tarif dagang Indonesia-Amerika Serikat positif dan direspon pasar. Namun, saat ini fokus investor pada faktor eksteral, indeks dolar AS sendiri masih terus naik, sehingga rupiah hingga akhir perdagangan hari ini pun diproyeksinya melemah.

"Rupiah berpotensi melemah terhadap dolar AS, dan dalam beberapa hari mendatang, kami memperkirakan pergerakan berada di rentang Rp16.850 hingga Rp17.000 per dolar AS," tegasnya.

Editorial Team