Ilustrasi Dollar dan Rupiah (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)
Pelemahan rupiah sore ini sesuai prediksi analis. Pagi tadi, Pengamat pasar keuangan Ariston Tjendra mengatakan rupiah berpotensi melemah lagi sore ini.
“Rupiah mungkin masih melemah terhadap dolar AS hari ini dengan meningkatnya yield obligasi pemerintah AS,” ujar Ariston.
Ariston mengatakan peningkatan yield ini mungkin dipicu oleh kekhawatiran pasar terhadap inflasi di AS dan ekspektasi kenaikan tingkat suku bunga acuan AS yang lebih cepat dari proyeksi. Yield obligasi tenor 10 tahun kembali menembus ke atas 1,6 persen setelah sekitar 1 bulan bertahan di bawah kisaran tersebut.
“Peningkatan yield ini bisa mendorong penguatan dollar AS,” katanya.