Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp16.777 per Dolar AS Jelang Rilis Data PDB
ilustrasi rupiah (pixabay.com/IqbalStock)

Intinya sih...

  • Rupiah melemah ke level Rp16.777 per dolar AS per dolar AS.

  • Rupiah terdepresiasi sebesar 23 poin atau 0,14 persen dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Nilai tukar atau kurs rupiah ditutup melemah pada akhir perdagangan, Rabu (4/2/2026). Berdasarkan data Bloomberg, rupiah melemah ke level Rp16.777 per dolar AS per dolar AS.

Mata uang Garuda tercatat terdepresiasi sebesar 23 poin atau 0,14 persen dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya. Pada Selasa (3/2), rupiah berakhir menguat di level Rp16.754 per dolar AS, namun pagi tadi lesu ke Rp16.746 per dolar AS.

1. Rincian mata uang yang melemah

Mata uang di Asia bergerak variatif, dengan ricnian:

  • Bath Thailand menguat 0,07 persen

  • Ringgit Malaysia menguat 0,11 persen

  • Yuan China menguat 0,03 persen

  • Rupee India melemah 0,04 persen

  • Pesso Filipina melemah 0,10 persen

  • Won Korea melemah 0,35 persen

  • Dolar Taiwan melemah 0,12 persen

2. Investor masi wait and see

Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong memperkirakan rupiah akan bergerak konsolidatif dengan potensi pelemahan yang terbatas terhadap dolar AS. Menurutnya investor masih memiliki menahan diri atau (sideline) menunggu rilis sejumlah data ekonomi penting.

"Investor cenderung sideline mengantisipasi serentetan data ekonomi penting AS beberapa hari ke depan dan data PDB kuartal IV besok yang akan dirilis BPS," ungkap Lukman.

3. Sentimen juga muncul dari Timur Tengah

Dari sisi global, sentimen tambahan datang dari kawasan Timur Tengah. Terdapat eskalasi minor setelah AS dilaporkan menembak jatuh sebuah drone Iran yang diarahkan ke kapal induk AS.

Perkembangan geopolitik tersebut turut menambah kehati-hatian pelaku pasar.

Editorial Team