Direktur PT Laba Forexindo Berjangka, Ibrahim Assuaibi mengungkapkan ketidakpastian politik di AS meningkat setelah Presiden Joe Biden memutuskan untuk tidak mencalonkan diri kembali pada pemilihan presiden (pilpres) dan mendukung Wakil Presiden Kamala Harris.
Harris diperkirakan mendapatkan cukup dukungan dari Partai Demokrat untuk menjadi calon presiden, meskipun belum resmi dicalonkan.
Sementara itu, jajak pendapat menunjukkan Donald Trump unggul dibandingkan Biden dan Harris, menurut survei CBS dan HarrisX pekan lalu. Namun, survei tersebut belum mencerminkan dampak mundurnya Biden.
“Meskipun ketidakpastian politik ini memicu aliran dana safe-haven ke dalam emas, ketahanan dolar membatasi aliran ini. Namun, emas tetap memperoleh keuntungan yang kuat tahun ini,” kata dia.
Emas mencatat keuntungan signifikan pada 2024, di tengah optimisme Bank Sentral AS atau Federal Reserve (The Fed) akan mulai menurunkan suku bunga pada September mendatang. Bank sentral akan mengadakan pertemuan pada pekan depan, depan dan diperkirakan akan mempertahankan suku bunga stabil.