kapal AS membersihkan ranjau di Selat Hormuz (NAVCENT Public Affairs, Public domain, via Wikimedia Commons)
Dia menjelaskan, pelemahan ini bertepatan dengan masa libur Paskah di Indonesia. Selama periode tersebut, tensi geopolitik di Timur Tengah meningkat tajam, khususnya di wilayah Selat Hormuz yang melibatkan AS dan Iran.
Kondisi memanas setelah Iran menggelar latihan militer besar-besaran di kawasan tersebut. Hal ini memicu kekhawatiran di sejumlah negara tetangga seperti Uni Emirat Arab, Oman, hingga Arab Saudi.
Selain itu, muncul informasi intelijen mengenai adanya indikasi kerja sama antara Israel dengan beberapa negara di Timur Tengah, meskipun kabar kunjungan Perdana Menteri Israel ke Arab Saudi dan Uni Emirat Arab telah dibantah oleh pihak terkait.
Situasi makin keruh dengan insiden tenggelamnya kapal kargo rute Afrika menuju Uni Emirat Arab di perairan lepas pantai Oman. Adanya penahanan kapal-kapal oleh pihak Iran di Selat Hormuz turut menambah ketidakpastian global.
"Ya, kita melihat pada saat libur dua hari ini ada beberapa tensi geopolitik yang terus memanas, terutama adalah di Selat Hormuz antara Amerika dengan Iran," ujar Ibrahim.